Politik Pemerintahan

Said Abdullah dan PDIP Bantu Pemkab Pamekasan Tangani Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Anggota DPR RI Dapil XI Madura, MH Said Abdullah memberikan bantuan kepada pemerintah kabupetan (Pemkab) Pamekasan, dalam rangka penanggulangan sekaligus pencegahan penyebaran wabah virus corona, Rabu (22/4/2020).

Penyerahan secara simbolis diserahkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, H Abd Sukkur didampingi Sekretaris Partai, Nadi Mulyadi beserta pengurus. Diterima langsung oleh Sekda Pamekasan, Totok Hartono didampingi Kepala Inspektorat, Moh Alwi dan Kepala Bappeda Pamekasan, Taufikurrahman di ruang pertemuan Sekda Pamekasan, Jl Kabupaten 107.

“Bantuan ini dari MH Said Abdullah dan DPC PDI Perjuangan Pamekasan, dalam rangka membantu pemerintah dalam penanggulangan dan pencegahan wabah virus corona khususnya di kabupaten Pamekasan,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, H Abd Sukkur melalui Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Nadi Mulyadi.

Lebih lanjut diungkapkan, bantuan tersebut berupa bantuan uang tunai serta sejumlah bantuan perlengkapan kesehatan khusus balita dan ibu hamil alias bumil. “Bantuan ini berupa uang tunai sebesar Rp 250 juta, 55 karton tambahan gizi untuk balita dan 55 karton tambahan gizi untuk ibu hamil,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya menyampaikan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk tanggung jawab dari sosok MH Said Abdullah, guna meringankan beban pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan untuk pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep, beberapa waktu lalu.

“MH Said Abdullah merupakan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang menjabat sebagai Ketua Banggar DPR RI, beliau berharap wabah dan pendemi Covid-19 ini segera berakhir. Sehingga aktivitas kembali lancar, baik itu pemerintahan maupun aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan bantuan tersebut merupakan tahap pertama khususnya untuk wilayah Pamekasan. Sebab pihaknya juga berencana untuk kembali memberikan bantuan saat Ramadan 1441 Hijriyah, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

“Dari itu kami berharap bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu pemerintah dan masyarakat, khususnya di pada masa sulit di tengah pandemi Covid-19 khususnya di Kabupaten Pamekasan,” harap pria yang akrab disapa Nadi.

Berdasar update terakhir peta sebaran Covid-19 Pamekasan, Selasa (21/4/2020) kemarin. Tercatat sebanyak empat dari 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, terdata sebagai wilayah merah penyebaran wabah virus corona. Masing-masing Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu dan Proppo.

Sedangkan Pakong dan Pamekasan (Kota) terdata sebagai zona orange Covid-19, sebab terdapat tiga orang berbeda dari dua kecamatan tersebut, terdata sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Sementara untuk status Orang Dalam Resiko (ODR) terdata sebanyak 2.348 orang, lebih tinggi dari sebelumnya yang terdata sebanyak 2.424 ODR, Orang Dalam Pantauan terdata sebanyak 82 orang, serta empat orang yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 yang tengah dirawat di RSUD Smart Pamekasan. [pin]





Apa Reaksi Anda?

Komentar