Politik Pemerintahan

Pilkada Ponorogo 2020

Sah! Sugiri-Lisdyarita Unggul 133.974 Suara dari Ipong-Bambang

Ketua KPU Ponorogo Munajat memberikan berita acara hasil rekapitulasi suara Pilkada Ponorogo tahun 2020 kepada Ketua Bawaslu Ponorogo Muhammad Saefulloh (foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – KPU Ponorogo sudah menyelesaikan rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pilkada Ponorogo tahun 2020. Hasilnya, pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Sugiri Sancoko – Lisdyarita memperoleh 352.047 suara atau 61,7 persen. Sedangkan paslon nomor urut 2 Ipong Muchlissoni – Bambang Tri Wahono mendapatkan 218.073 suara atau 38,3 persen. Sehingga selisih suara antara kedua paslon sebanyak 133.974 suara.

“Alhamdulillah, pembacaan perolehan suara dari teman-teman PPK berjalan lancar. Sehingga hari ini sudah bisa menetapkan hasil perolehan suaranya,” kata Ketua KPU Munajat, Selasa (15/12/2020).

Setelah ditetapkan perolehan suara hari ini, KPU Ponorogo menunggu selama 3×24 jam ada atau tidaknya surat gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jika tidak, pihaknya menunggu adanya buku registrasi perkara konstitusi yang akan diberikan MK ke KPU RI. Setelah itu, baru KPU RI menyampaikannya ke KPU Ponorogo ada tidaknya gugatan ke MK. Baru jangka waktu 5 hari, KPU Ponorogo bisa mengumumkan paslon pemenang dalam Pilkada Ponorogo tahun ini.

“Nanti KPU RI akan menyampaikan ke kami terkait ada tidaknya gugatan ke MK. Jika tidak ada gugatan, kami akan segera mengumumkan paslon pemenang dalam Pilkada ini,” katanya.

Munajat menambahkan jika adanya pandemi Covid-19 tidak menyurutkan warga yang akan menggunakan hak pilihnya. Dari daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPU Ponorogo sebanyak 759.045 pemilih, warga yang menyalurkan hak pilihnya sebanyak 587.609 atau 77,2 persen. Artinya ada peningkatan partisipasi pemilih jika dibandingkan Pilkada tahun 2015. Dimana saat itu, partisipasi pemilih diangka 74 persen.

“Meski partisipasi pemilih ini dibawah target nasional yang menetapkan 77,5 persen. Tetapi Pilkada tahun ini, partisipasi pemilib meningkat dibandingkan Pilkada tahun 2015 yang saat ini hanya mencapai 74 persen,” pungkasnya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar