Politik Pemerintahan

Sabtu-Minggu, Bupati Perintahkan Lembur Susun APBD Jember

Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Firjaun Barlaman bersama pimpinan DPRD Jember beberapa waktu lalu.[foto: Sekretariat DPRD Jember]

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto memerintahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, agar bekerja lembur akhir pekan ini, untuk menyusun Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Seluruh pejabat OPD mulai bekerja, Sabtu (13/3/2021) pagi ini. “Dua hari harus kelar,” kata Hendy.

Hendy menegaskan, APBD 2021 wajib selesai sebelum akhir Maret. “Kami minta bantuan teman-teman DPRD, dan kami sampaikan kepada teman-teman OPD agar datang kalau dipanggil. OPD boleh datang sendiri berdiskusi dan berkonsultasi dengan DPRD,” katanya.

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan, APBD Jember 2021 dimungkinkan sudah harus mengakomodasi visi dan misi bupati terpilih. “Saya rasa Pak Hendy akan memasukkan KUA-PPAS versi beliau yang sesuai dengan visi-misi,” katanya. Dengan kata lain KUA-PPAS yang dulu pernah diajukan Bupati Faida pada 8 Juli 2020 tak akan dipakai.

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menambahkan, KUA-PPAS Bupati Faida dulu diajukan dengan mendahului Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur. KUA-PPAS itu pun belum mendapat pengesahan bersama dengan DPRD Jember untuk dijadikan syarat dasar pengajuan Peraturan Daerah APBD 2021 atau Peraturan Kepala Daerah APBD 2021.

Halim berjanji, parlemen akan segera membahas KUA-PPAS begitu masuk ke meja pimpinan DPRD Jember. “KUA-PPAS masuk, kami akan bahas secepat cepatnya. Estimasi 10 hari bisa selesai sampai dengan APBD. Kami dapat berita di situbondo, penyelesaian APBD bisa seminggu. Itu pun kerja siang malam,” katanya. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar