Politik Pemerintahan

Rumah Kos Ilegal di Kota Mojokerto Segera Ditertibkan

Plt Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto, Mochamad Imron. [Foto: misti/bjt.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mojokerto saat ini sudah memberikan kemudahan dalam pelayanan pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Meski hasil inventarisir hingga akhir bulan Desember 2019 diketahui, ada sekitar 669 rumah kos yang tidak memiliki IMB).

Plt Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto, Mochamad Imron mengatakan, untuk pengurusan IMB, sesuai standart operasional prosedur (SOP) hanya dibutuhkan 14 hari kerja. “Para pemohon bisa dengan cepat mengantongi IMB dan kami pastikan, selain retribusi, tidak ada pungutan lain,” ungkapnya, Senin (6/1/2020).

Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL), Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) dan Izin Pemanfaatan Ruang (IPR), lanjut Imron, saat ini gratis. Sehingga pihaknya mengimbau kepada pemilik usaha rumah kos di Kota Mojokerto yang belum memiliki IMB agar segera mengurus.

“Karena kita sudah bersama dengan Satpol PP Kota Mojokerto segera melakukan penertiban terkait dengan maraknya rumah kos ilegal di Kota Mojokerto. Dalam waktu dekat, tim gabungan akan diturunkan untuk memberikan peringatan kepada para pengusaha rumah kos ilegal,” katanya.

Menurutnya, jika surat peringatan yang sudah dilayangkan tidak direspon maka rumah kos tersebut akan dilakukan penutupan bersama anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto. Karena kewenangannya ada di Satpol PP, DPMPTSP dalam hal ini hanya merekomendasi saja. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar