Politik Pemerintahan

Rukun Kematian di Sampang Terima Bantuan Ratusan Juta

Foto ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, memastikan bahwa kelompok Rukun Kematian (RK) yang sudah menerima bantuan alat pengurusan jenazah yang bersumber dari Dana Desa (DD) tidak bisa menerima bantuan hibah serupa dari Dinas terkait.

Kabid Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat DPMD setempat, Achmad Taufikurrahman mengatakan penyaluran bantuan hibah kepada kelompok Rukun Kematian di desa baru terlaksana tahun ini.

Bantuan hibah kepada kelompok Rukun Kematian desa berdasarkan petunjuk dari Wakil bupati (Wabup) Sampang, H Abdullah Hidayat. Mengingat tidak semua kelompok itu mendapat bantuan alat pengurusan jenazah dari desa.

“Baru tahun ini kelompok rukun kematian desa bisa mendapatkan bantuan hibah dari dinas, Sebelumnya bantuan tersebut hanya diberikan kepada kelompok Rukun Kematian Kampung (RKK) di kelurahan saja,” kata Taufik, Senin (20/4/2020).

Pihaknya menegaskan, bantuan hibah tersebut hanya akan diberikan kepada kelompok Rukun Kematian desa yang tidak pernah mendapatkan bantuan. Baik itu bantuan dari dinas maupun dari program Dana Desa (DD).

“Mekanisme pengajuan bantuan hibah tersebut cukup ketat, Proposal permohonan bantuan dari kelompok diajukan melalui Kepala Desa (Kades) dan diketahui Camat, Semua proposal yang masuk ke dinas dilakukan verifikasi untuk kemudian diajukan Surat Keputusan (SK) Bupati,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang akan memberikan bantuan kepada 31 kelompok Rukun Kematian Kelurahan dan Desa. Program tersebut dianggarkan Rp 428 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar