Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

RS Tipe C di Bangkalan Dikeluhkan Masyarakat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Sudiyo

Bangkalan (beritajatim.com) – Adanya Rumah Sakif (RS) tipe C di Kabupaten Bangkalan, mulai dipersoalkan. Hal itu karena belum memberikan pelayanan secara maksimal.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan mengatakan, adanya keluhan masyarakat agar pemerintah melakukan penertiban RS tipe C terutama yang belum memenuhi standar operasional.

“Dari keluhan tersebut, pihak Dinas Kesehatan maupun perizinan melakukan evaluasi dan menertibkan RS terutama tipe C yang belum memenuhi syarat,” terangnya, Senin (1/11/2021).


Ia juga mengatakan, agar dua pihak tersebut tidak memudahkan berdirinya RS swasta untuk beroperasi. Sebab, dalam hal pelayanan kesehatan keselamatan pasien merupakan prioritas utama.

“Kami juga berharap agar memberikan pembinaan pada seluruh layanan kesehatan terutama RS khusus ibu melahirkan. Karena, tidak sedikit kasus ibu meninggal di rumah sakit sehingga ibu hamil dan melahirkan harus memiliki porsi prioritas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Sudiyo menyebutkan pihaknya telah melakukan pembinaan secara rutin di seluruh layanan kesehatan. Tak hanya RS tipe C namun seluruh RS dan Klinik yang ada di Bangkalan.

“Semuanya kami lakukan pembinaan tiap enam bulan sekali. Tidak hanya RS tipe C, tipe D namun juga RS plat merah hingga klinik-klinik yang ada di Bangkalan. Jadi semuanya kita lakukan pembinaan,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, dalam pelaksanaan pembinaan tidak sedikit RS yang mendapat catatan. Sehingga pihaknya memberikan waktu untuk melakukan perbaikan.

“Misalnya IPAL, jika belum memenuhi maka kami akan beri waktu tiga bulan untuk diperbaiki dan saat sudah deadline, kami cek kembali,” tuturnya.

Meski begitu, ia juga mengakui adanya RS yang belum memiliki ruang tidur cukup, yakni RS Glamour Husada Kebun yang terletak di Kamal.

“Tiga bulan lalu kami juga sudah ke sana dan perlu ada yang dibenahi salah satunya kurangnya kamar tidur, untuk kasurnya sudah memenuhi namun ruangnya belum,” tandasnya. [sar/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar