Politik Pemerintahan

Risma: Mensos Memiliki Tanggung Jawab Besar

Tri Rismaharini (Foto Dok)

Surabaya (beritajatim.com) – Santer disebut sudah sangat dekat dengan jabatan Menteri Sosial, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan pendapatnya terkait posisi yang ditinggalkan oleh Juliari Batubara karena tersangkut kasus korupsi itu.

Menurutnya, menjadi seorang mensos memiliki tanggung jawab yang besar. Sekian juta penduduk Indonesia bergantung kepada Mensos. “Coba, berapa orang di Indonesia ini sangat tergantung dari Mensos,” ujarnya.

Oleh karena itu, Risma mengaku tidak berani berpikir soal jabatan Mensos. Di sisi lain, Ia juga mengaku belum mendapat mandat dari Ketum PDIP Megawati. “Jadi itu kenapa aku ndak berani sama sekali, siapa pun yang mempengaruhi aku. Saya tidak berani berpikir itu. Mulai bantuan, PKH, apa-apa, kan pasti berat. Makanya kenapa kalau aku tidak berpikir (Jadi mensos),” jelasnya.

“Aku tidak meminta, pasti Gusti Allah nanti akan membantu saat aku sulit. Karena tidak mudah. Misalkan masalah data, kan tidak mudah, kita mesti cari data clear yang betul,” tambah Risma.

Bagi Risma ada hal yang membuatnya tidak berani berada di posisi menteri. Risma mencontohkan warga Surabaya yang pernah berkirim surat karena tidak mendapat bantuan.

“Ternyata dia pindah tidak pamit RT/RW-nya. Jadi pak RT/RW tidak tahu pindah kemana, mau dikasih kemana. Kedua, ada yang mungkin sudah tidak memerlukan lagi karena hidupnya sudah lebih baik. Jadi banyak yang harus dibenahi. Oleh karena itu, sekali lagi kenapa saya tidak berani (Jadi menteri),” bebernya.

Risma pun takut jika dirinya yang meminta atau yang menginginkan posisi menteri. Sebab, dirinya harus mempertanggungjawabkan jabatannya kepada Tuhan. “Kalau aku salah kan bahaya sekali, aku harus mempertanggungjawabkan kepada Tuhan yaopo (Gimana),” pungkasnya. [ifw/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar