Politik Pemerintahan

Risma-Bambang DH Masuk Bursa Menteri Kabinet Jokowi, Siapa Berpeluang?

Risma dan Bambang DH. Foto: istimewa

Surabaya (beritajatim.com) – Publik Surabaya kali ini boleh berbangga diri. Pasalnya, dua tokoh besar Kota Pahlawan masuk di jajaran bursa menteri kabinet Presiden Jokowi periode 2019-2024.

Keduanya adalah Wali Kota Surabaya saat ini Tri Rismaharini dan Wali Kota Surabaya periode 2000-2010 Bambang DH (BDH). Mungkinkah keduanya kelak sama-sama berada di barisan menteri kabinet?

Peneliti Senior Surabaya Survey Center Surokim Abdussalam menilai jika berkaitan dengan menteri, maka seluruh kader PDIP bergantung penuh kepada restu Ketua Umum Megawati. Penugasan kader untuk pos menteri menjadi hak prerogatifnya.

“Risma sebagai kader PDIP dari birokrat dan BDH sebagai kader organik punya kedekatan dengan Bu Mega. Menurut saya keduanya berpeluang jika dilihat dari penugasan. Tinggal melihat bidangnya,” ujar Rokim, Kamis (15/8/2019).

Melihat kepengurusan di DPP PDIP 2019-2024, Rokim lebih lanjut menilai jika saat ini Ia melihat BDH lebih leluasa. “Penempatan BDH akan jauh lebih leluasa jika dibanding dengan Risma yang diserahi tugas bidang kebudayaan. Namun, semua tergantung pada kehendak dan restu Bu Mega serta jatah kuota PDIP di kabinet,” jelasnya.

“Hanya kalau bicara prioritas saya pikir karena Risma sekarang di kepengurusan DPP lebih berpeluang jika dibanding BDH. Namun, kemungkinan keduanya masuk itu juga akan sangat tergantung dari Bu Mega dan kuota jatah PDIP di kabinet,” pungkas Rokim.

Sebelumnya, baik Risma maupun Bambang DH sama-sama disebut layak untuk mengisi pos MenPAN-RB ataupun Mendagri. Hasil kerja keduanya selama memimpin Kota Surabaya menjadi acuan utama dari penilaian itu.

Di sisi lain, pembangunan Surabaya di sektor UKM dan pengolahan sampah turut menjadi nilai lebih bagi Risma. Ia pun disebut layak mengisi pos Menteri LHK maupun Menkop-UKM.

Meskipun demikian, pihak Bambang DH pun tak ketinggalan. Beberapa waktu lalu publik sempat digemparkan dengan kehebohan berkaitan dengan rumor pertemuan yang dilakukan antara BDH dengan Presiden Jokowi. Rumor itu merebak setelah Konggre V PDIP di Bali usai dan nama Bambang DH terlempar keluar kepengurusan. Sebuah foto yang menunjukkan adanya pertemuan itu pun turut tersebar.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar