Politik Pemerintahan

Ribuan Surat Suara Pemilu 2019 Rusak

Sampang (beritajatim.com) – Sepuluh hari penyortiran dan pelipatan surat suara pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, telah selesai, Minggu (3/3/2019) kemarin. Alhasil petugas menemukan sejumlah surat suara rusak. Ditambah adanya kekurangan surat suara dengan total rusak dan kurang sekitar 1.472 lembar.

Ribuan lembar surat suara yang rusak dan kurang itu terdiri dari SS Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Dapil Madura dan DPRD Kabupaten/Kota Sampang.

Rincian surat suara yang rusak, untuk surat suara Pilpres berjumlah 90 lembar, DPR RI sebanyak 150 lembar, DPD RI 161 lembar, DPR Provinsi Dapil Madura sebanyak 374 lembar dan DPRD Kabupaten/Kota Sampang 724 lembar surat suara.

Sementara untuk surat suara kekurangan Pilpres berjumlah 634 lembar, DPRD Provinsi Dapil Madura sebanyak 658 lembar, dan DPRD Kabupaten Sampang sebanyak 664 lembar surat suara.

“Hari minggu penyortiran dan pelipatan surat suara pemilu selesai sesuai target,” kata Salim Koordinator dan pengawas penyortiran pelipatan surat suara, Jum’at (8/3/2019).

Kekurangan dan kerusakan surat suara tersebut, lanjut Salim akan dilaporkan dan pengajuan kepada KPU Provinsi Jatim. Termasuk kekurangan surat suara.

Ditanya honorarium petugas penyortiran dan pelipatan suara, Salim mengaku telah dicairkan sesuai hasil perolehan per kelompok. “Bervariatif honor mereka, tergantung banyak sedikitnya mereka bekerja,” imbuhnya.

Dia menceritakan, jumlah pekerja pelipatan dan peyortiran surat suara di GOR Indoor Sampang berjumlah 200 orang dengan jumlah 24 kelompok. Per kelompok terdiri 5 orang. Sementara di Gudang 1 Jalan Makboel berjumlah 70 pekerja terbagi 12 kelompok. Perkelompok terdiri 5 petugas.

Sekedar diketahui, jumlah surat suara untuk Pilpres dan DPRD Kabupaten/Kota Sampang sebanyak 1.672.526 lembar, untuk DPR RI 837.500 lembar, untuk DPD RI 839.000 lembar dan surat suara DPR Provinsi Dapil Madura 837.500 lembar. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar