Politik Pemerintahan

Ribuan Santri Pesantren Lirboyo Kediri Nyoblos di TPS Tambahan

Kediri (beritajatim.com) — Ribuan santri Ponpes Lirboyo, Kota Kediri menggunakan hak pilihnya di TPS yang ada di Aula Muktamar. Dimana, ada delapan TPS tambahan yang disediakan oleh KPU dikawasan pesantren.

Muhammad Syahroni, santri asal Kabupaten Indramayu Jawa Barat, mengaku datang ke TPS karena ingin menggunakan hak pilihnya untuk kemajuan bangsa Indonesia. Di samping itu, para santri juga disarankan untuk tidak Golput

“Karena saya ingin menggunakan hak suara saya untuk memajukan bangsa Indonesia. Yang sudah terdaftar tidak boleh Golput,” terang Syahroni, Rabu (17/4/2019).

Syahroni tidak bisa pulang ke kampung halaman untuk mencoblos lantaran di Ponpes masih aktif kegiatan belajar. Begitu ada penawaran mengurus surat A5, momentum tersebut ia manfaatkan untuk mendaftar.

“Karena kegiatan belajar masih aktif. Juga dari Pondok ada yang mau ngurus A5, ya sudah,” aku pelajar kelas 2 Aliyah.

Anis Iva Permatasari, Komisioner KPU Kota Kediri mengatakan, TPS berada di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo termasuk dalam kategori TPS DPTB (daftar pemilih tambahan)

Di Aula Muktamar ini adalah termasuk TPS yang didirikan berbasis DPTB. Ada 8 TPS yang berada di Aula Muktamar. Di Pondok Pesantren Lirboyo¬† ada 17 TPS,” kata Anis Iva Permatasari.

Secara keseluruhan total jumlah Santri Pondok Pesantren Lirboyo yang menggunakan hak pilih memakai formulir model A5 atau menjadi pemilih pindahan mencapai 5.511 orang.

“Mereka menggunakan hak pilihnya mulai pukul 7 pagi sampai pukul 01 siang,” papar anggota komisioner bidang divisi perencanaan, data dan Informasi.

Untuk diketahui, DPTB di Kota Kediri yang jumlahnya sekitar 8.000 jiwa merupakan terbesar di Indonesia. Dari jumlah tersebut didominasi oleh santri Pesantren Lirboyo. Sisanya di Ponpes Wali Barokah Kediri, dan Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Kediri. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar