Politik Pemerintahan

Ribuan Pekerja FSP PPMI Mantapkan Kemenangan Fandi Utomo PKB

Surabaya (beritajatim.com) – Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3, Ir. Fandi Utomo terus mendapatkan dukungan demi memantapkan kemenangannya di Pileg 2019.

Kali ini dukungan itu Ia kantongi dari Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan, dan Multi Industri (FSP PPMI) saat melakukan dialog langsung dengan kalangan buruh dan pekerja serta manajemen melalui gelaran makan siang bersama di PT Intipelangi Drumasindo di wilayah industri Tambak Sawah -Sidoarjo, Kamis (21/3/2019).

Sudarmaji selaku Ketua Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan, dan Multi Industri (FSP PPMI) Kabupaten Sidoarjo pada kesempatan ini turut mengutarakan dukungan dari federasi yang Ia pimpin kepada Fandi Utomo.

“Pak Fandi Utomo ini jagone buruh. Teruji rekam jejaknya sudah. Untuk itu, puluhan ribu anggota FSP PPMI siap untuk memenangkan dan bergerak memenangkan Pak Fandi Utomo hingga di level akar rumput,” tegas Sudarmaji.

Di sisi lain, dalam momen makan siang bersama kali ini, Fandi Utomo kembali mengajak agar kalangan buruh dan pekerja mempersiapkan diri untuk menghadapi dua fenomena besar yang akan dialami oleh Indonesia di tahun 2020.

“Indonesia ini akan menghadapi 2 fenomena di tahun 2020. Pertama adalah bonus demografi, kedua adalah revolusi industri 4.0 yang membawa komersialisasi produk baru. Kedua hal itu membawa pergeseran dalam paradigma di dunia kerja. Oleh karena itu perlu adanya re-orientasi bagi para pencari kerja, baik yang pekerja baru maupun yang terkena PHK. Di masa Revolusi Industri 4.0, ada lapangan pekerjaan yang hilang dan ada pula yang baru,” jelas Fandi Utomo.

 

Untuk itu, mantan Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI ini berharap segenap elemen buruh serta pekerja dan usia produktif segera mempersiapkan serta membekali diri. “Bonus demografi ini kan menjadikan usia bekerja menjadi lebih banyak daripada usia tertanggung. Maka dari itu, persaingan di dunia kerja menjadi lebih ketat lagi,” tegas Fandi Utomo.

“Untuk mempersiapkan bonus demografi yang akan segera dihadapi oleh Indonesia. Para buruh dan pekerja harus membekali diri dengan pelatihan agar bisa menghadapi era persaingan yang semakin ketat. Pelatihan-pelatihan itu tentunya bisa meningkatkan daya saing mereka,” tambah mantan dosen ITS itu.

Pemanfaatan teknologi infrastruktur langit, menurut Fandi Utomo juga bisa menjadi salah satu solusi. “Seperti yang sudah dipaparkan KH. Ma’ruf ini kan sangat layak,” ujarnya.

“Melalui teknologi infrastruktur langit ini, pola marketing yang sudah bergeser ke cloud atau awan ini bisa menjadikan perusahaan lebih mengglobal. Pasar Global bisa dikuasai. Ini kan sudah mudah sekali diakses,” pungkas Fandi Utomo.ifw

Apa Reaksi Anda?

Komentar