Politik Pemerintahan

Ribuan Jaket Pelampung APBD 2018 Masih Disimpan di Aula PGRI Jember

Jember (beritajatim.com) – Ribuan jaket pelampung yang dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Jember 2018 ternyata belum disalurkan. Jaket-jaket itu tersimpan rapi di Aula Joko Tole, Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia, Jalan Trunojoyo.

Empat orang legislator anggota Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Jember melakukan inspeksi mendadak ke gedung tersebut, Rabu (6/5/2020) siang. Berdasarkan keterangan dalam kardus penyimpanan jaket pelampung itu, ada 2.200 kardus di sana. Masing-masing kardus berisi 10 jaket. Semua jaket berwarna oranye itu ditempeli emblem foto Bupati Faida dan Wakil Bupati Abdul Muqiet Arief.

“Pengadaan pelampung ini dianggarkan pada 2018. Seharusnya pada 2019 sudah clear dan terbagikan pada masyarakat. Jumlahnya juga tidak sedikit, 55 ribu pelampung, yang sangat ditunggu para nelayan,” kata Hadi Supaat, anggota DPRD Jember dari Fraksi PDI Perjuangan.

Informasi yang diterima DPRD, jaket pelampung ini sudah diberikan secara simbolis ke nelayan. Itulah sebabnya Hadi heran melihat ribuan jaket pelampung masih menumpuk di aula gedung PGRI. “Fakta lapangannya ini belum terbagikan, padahal tahun anggaran sudah lewat,” katanya.

Dalam LKPJ Bupati 2019 yang disampaikan kepada DPRD Jember disebutkan, jaket pelampung masih dalam tahap branding dan belum terdistribusikan. Nilai anggarannya Rp 1,949 miliar.

“Kami menilai ini sangat politis karena di branding ada foto Bupati dan Wakil Bupati, di mana Bupati mencalonkan diri lagi tahun ini,” kata Hadi. Ia khawatir jaket pelampung ini sengaja ditahan untuk dibagikan di tahun politik.

Sementara staf Dinas Perikanan dan Kelautan M. Adi yang mendampingi sidak ini mengaku tak tahu soal perintah ‘branding’ berfoto Bupati Faida dan Wabup Muqiet. “Anggaran branding di Dinas Perikanan dan selesai pada 26 Desember 2019. Sekitar Rp 1,7 miliar,” katanya. Anggaran pengadaan barangnya di Bagian Pembangunan Pemkab Jember.

Adi tidak tahu kapan jaket pelampung ini akan disalurkan ke nelayan. Pelampung ini akan ditaruh di kapal nelayan. Namun jaket pelampung ini memang belum didistribusikan karena menunggu selesainya ‘branding’ atau penempelan emblem logo Pemkab Jember, garuda, dan foto bupati dan wabup. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar