Politik Pemerintahan

Ribuan Bumantik Hadiri Sosialisasi Eri-Armuji

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 1.400 emak-emak yang dari ibu-ibu pemantau jentik (Bumantik) seluruh Kecamatan Simokerto, Surabaya, menghadiri sosialisai pencalonan pasangan Eri Cahyadi-Armuji di Hotel V3 Surabaya, Senin (3/2/2020).

Pasangan bakal calon wali kota dan wakilnya ini disebut-sebut akan diusung PDIP. Dalam sosialisasi tersebut, Armuji yang anggota DPRD Jatim mengaku mendatangkan ribuan emak-emak Bumantik karena keberadan mereka perlu perhatian.

“Pemkot Surabaya sudah memberi bantuan untuk pengadaan seragam. Setiap kali kegiatan, transport Bumantik dinaikkan. Saat ini juga ada dana hibah dari DPRD Jatim untuk Bumantik,” kata Armuji dalam Sosialisasi itu.

Cak Ji, panggilan akrab politisi PDIP ini menyebutkan bahwa peran Bumantik tidak bisa dianggap remeh dalam menjaga lingkungan sehat di kampung-kampung. Namun yang penting adalah berkat Bumantik juga Cak Ji meraih suara terbanyak dalam Pileg DPRD Jatim.

Cak Ji pun mulai mengenalkan sosok bakal calon wali kota yang bakal menjadi penerus Wali Kota Tri Rismaharini. Biar masyarakat tidak bingung. Di hadapan ribuan emak-emak itu, Risma disebut telah menunjuk calon penerusnya.

Sosok yang ditunjuk inilah yang bakal melanjutkan program-program Risma yang sudah berjalan. Menjadikan kota ini bertaraf internasional. Menurut Cak Ji, jika dilanjutkan orang yang bisa memahami Program sebelumnya Pembangunan kota akan berkesinambungan.

Cak Ji tegas mensosialisasikan Kepala Bappeko Eri Cahyadi yang rekam jejaknya sama dengan Risma. Mulai jadi kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau hingga kepala Bappeko. “Pak Eri adalah birokrasi yang berpengalaman,” kata Cak Ji.

Cak Ji mulai percaya diri dengan memasang spanduk besar dirinya berpasangan dengan Eri. Meski hingga saat ini belum ada rekom PDIP untuk keduanya. Bahkan tidak hanya banner, namun gambar Eri-cak Ji perpasangan Persis di atas mereka gambar Risma.

Gambar-gambar itu terpampang di arena Sosialiasi pasangan Eri-Armuji. “Kalau Pak Eri saya sudah tahu. Tapi orangnya kok tidak ada di sini,” kata Yeni, salah satu Bumantik.

Cak Ji sendiri optimistis bahwa dirinya yang mendaftar sebagai bakal calon wakil wali kota impiannya bisa mendapatkan rekom. Namun dirinya tidak pernah memikirkan rekom itu jatuh ke siapa. Tugas dirinya adalah sosialisasi terus hungga hari H. “Kalau mimpinya ingin saya ingin digandengkan dengan birokrat yang berpengalaman. Namun harus dipahami bahwa urusan rekom itu urusan DPP PDIP,” kata Cak Ji.

Mantan Ketua DPRD Surabaya dua periode ini enggan menanggapi calon lain yang kini banyak mendapat rekom dari sejumlah partai. Armuji mengaku ingin fokus sosialisasi hingga puncaknya. “Ya biarlah itu hak mereka untuk memperbanyak rekom. Saya tidak berhak untuk mengkoreksi, tugas saya hanya fokus untuk sosialisasi pencalonan saya kepada masyarakat,” kata Cak Ji. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar