Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ribuan Bibit Pohon Ditanam untuk Hutan Kota Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 1.110 bibit pohon ditanam untuk hutan Kota Gresik. Bantuan bibit tersebut sebagian akan diaklimatisasi dan dikembangkan untuk pembibitan lebih lanjut guna menghasilkan bibit yang lebih banyak. Untuk selanjutnya ditanam di hutan atau taman kota. Sedangkan untuk bibit tanaman buah, akan langsung ditanam di hutan kota.

“Kita memiliki banyak lahan yang perlu ditanami. Belum lagi banyak permintaan bantuan bibit dari desa-desa, khususnya yang tengah mengembangkan wisata desa. Semoga bantuan dari Petrokimia Gresik ini dapat menginpirasi perusahaan lain,” ujar Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Ketut Pratikno, Sabtu (6/8/2022).

Melalui kolaborasi ini, lanjut dia, kedepan dapat terus berlanjut memberikan manfaat bagi masyarakat. “Gresik iniĀ  daerah industri. Jadi hutan kota maupun taman seharusnya diperbanyak. Bukan sebaliknya malah tempatnya terbatas,” ujar Ketut Pratikno.

Ia menambahkan, terkait pengelolaan hutan kota dan taman, prinsipnya pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan perusahaan bagaimana menyediakan area publik yang rindang dan hijau. Sebelumnya, kualitas udara di Kota Gresik sempat menjadi yang terburuk se-Jawa Timur.

Namun, adanya covid-19 yang berimbas pembatasan aktivitas masyarakat. Perlahan kualitas udara mulai membaik berdasarkan indeks kualitas udara (IKU). Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Gresik, IKU Gresik pada 2019 berada di angka 65,81.

IKU di Gresik memang cukup tinggi. Hal itu tidak jauh dari banyaknya industri di Gresik. Namun, jika dilihat dari data, selama pandemi kemarin turut memperbaiki IKU di Gresik. Tahun lalu IKU di Gresik terbilang cukup bagus. Yakni 80,99 dari target yang ditetapkan Kementrian KLHK sebesar 83,54.

Meski masih di bawah target, tapi peningkatan kualitas udara selama pandemi cukup baik. Ini tidak bisa dipungkiri dengan banyaknya industri di Gresik membuat IKU juga tinggi. Terutama di beberapa wilayah dengan padat industri. Tapi, adanya kewajiban penghijauan 10 persen area industri bisa mengurangi polusi udara.

Sementara ribuan bibit pohon yang diserahkan terdiri dari bibit hujan mas (200 pohon), pucuk merah (50 pohon), dolar (10 pohon), andang merah (200 pohon), lamtana (400 pohon), klengkeng (50 pohon), jambu kristal (100 pohon) dan alpukat (100 pohon). [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar