Politik Pemerintahan

Ribuan ASN Pemkab Malang Akan Disuntik Vaksin Sinovac

Malang (beritajatim.com) – Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang berencana menyertakan 5.000 Aparatur Sipil Negara untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Rencananya, pemberian vaksin bagi aparatur pemerintah itu, akan diberikan pada tahap tiga.

“Guna vaksinasi Covid-19 untuk ASN kami siapkan melalui pendataan dari kami. Informasi awal sampai 5.000 orang,” terang Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, Kamis (28/1/2020).

Nurman menjelaskan, secara usia ASN Pemkab Malang dipastikan sebagian besar bisa menjadi peserta vaksinasi Covid-19. Pasalnya batas usia kerja paling tua ASN tersebut yakni 58 tahun.

“ASN usia paling tua 58 tahun. Kalau eselon seperti saya sampai usia 60 tahun,” imbuh Nurman.

Pria berkecamata ini tak memungkiri ada ASN di Pemkab Malang telah terkonfirmasi Covid-19. Nantinya ada perlakuan tersendiri bagi ASN yang terjangkit virus korona.

“ASN sudah terkonfirmasi positif secara medis tidak perlu divaksin. Maka dari itu perlu pendataan kembali,” ungkap Nurman.

Ditanya tentang jumlah ASN yang telah positif Covid-19, Nurman menyatakan masih perlu meninjau kembali data yang valid tentang hal tersebut.

“Angkanya dinamis ya. Saya pastikan dulu,” jelas Nurman.

Saat pandemi Covid-19, Nurman memastikan para jajaranya telah bekerja sesuai koridor yang berlaku.

“Jika PPKM berakhir aturan WFH (work from home) menjadi 50 persen. WFH harus benar benar bekerja. Selalu kita pantau,” Nurman mengakhiri. (yog/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar