Politik Pemerintahan

Pemilu 2019

Ribuan APK Langgaran Aturan, Bawaslu Berikan Warning

Bojonegoro (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro mencatat ada ribuan pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar. Setiap dua minggu sekali, Bawaslu melakukan pencatatan pemasangan APK ada ratusan yang melanggar.

“Per Februari yang sudah teregister ada 282 pemasangan APK di seluruh wilayah Bojonegoro yang melanggar ketentuan,” ujar Komisioner Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Dian Widodo, Kamis (7/2/2019).

Bawaslu, kata Dia, sebelum melakukan penertiban sudah berkoordinasi terlebih dulu dengan Partai Politik (Parpol). Penertiban akan dilakukan Jumat mendatang. “Peringatan ke partai sebelum dilakukan penertiban, rekomendasi ke KPU dan Satpol PP. Dalam waktu 1×24 jam jika tidak ada tindaklanjut dari pemilik APK Bawaslu akan melakukan penertiban,” ungkapnya.

Dalam pemasangan banner APK, idealnya kata dia, sesuai dengan PKPU 23 diperbarui PKPU 33 yang menjadi pedoman pemasangan APK dengan mencantumkan dasar peraturan daerah nomor 31/2012 berbunyi pemasangan banner APK tidak boleh dipaku di pohon, dan melintang di jalan.

“Selain itu ada beberapa kawasan yang tidak boleh dipasangi APK, seperti di Jalan A Yani, Gajah Mada, Rajekwesi, dan di taman,” terangnya.

Beberapa APK yang melanggar oleh Bawaslu ditempeli stiker. Stiker tersebut yang digunakan untuk mempermudah banner yang akan ditertibkan. Hal itu sesuai dengan surat edaran Bawaslu RI 1096, bahwa untuk alat peraga yang belum bisa ditertibkan di berikan tanda.

“Kenapa tidak bisa ditertibkan, karena setelah direkomendasikan, ada pemasangan baru lagi. Sementara pemasangan baru itu belum bisa ditindaklanjuti karena belum masuk rekomendasi,” pungkasnya. [lus/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar