Politik Pemerintahan

Respon Cak Hud Usai Terima Laporan Warga yang Jatuh di Jalan Berlubang

Sidoarjo (beritajatim.com) – Meski hanya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo, Cak Hud sapaan akrab Hudiyono tak tega jika mendengar ada warga yang celaka karena jalan rusak atau berlubang.

Seperti yang dialami Sukari, lelaki paruh baya ini terjatuh saat mengendarai motor karena jalan berlubang di Jalan Lingkar Timu, samping kantor Polsek Candi. Sukari kemudian melaporkan ke salah satu radio meminta agar Cak Hud memperhatikan kondisi jalan lingkar timur yang sudah banyak rusak dan berlubang.

Setiap hari jalan ini dilewati truk besar mengakibatkan banyak jalan rusak mulai dari samping pabrik Maspion Buduran sampai arah Polsek Candi. Akibat kejadian itu, Cak Hud minta maaf dan berjanji akan segera menambal jalan rusak di lingkar timur.

Didampingi Mujiono, Kepala Bidang Perbaikan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA), Cak Hud mengecek langsung lokasi Sukari jatuh.

“Kita sudah cek lapangan dan tanya ke warga sekitar infonya sudah lebih dari satu kali pengendara motor jatuh. Jalan rusak lubangnya saya cek tadi cukup dalam, jadi kalau pada waktu hujan tidak kelihatan. Nanti segera akan kita perbaiki ini jangan sampai ada kejadian lagi (orang jatuh red,),” kata Cak Hud, Selasa (26/1/2021).

Pada Rabu (27/1/2021), Cak Hud akan keliling melintasi Jalan Lingkar Timur, mulai dari Maspion Buduran sampai daerah Candi. Jalan lingkar timur merupakan jalan kabupaten dan berada di tiga wilayah kecamatan, yakni kecamatan Buduran, Sidoarjo dan Candi.

Cak Hud sudah membuat kebijakan dengan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan pelayanan publik seperti penanganan jalan rusak dengan mekanisme cepat. Mulai Pebruari jalan rusak akan ditangani langsung oleh kecamatan dengan menggunakan dana pagu indikatif wilayah yang sudah mulai ditransfer ke kecamatan di bulan Pebruari.

Dengan uang itu, kecamatan bisa membeli mesin stamper untuk memadatkan jalan dengan cara swakelola. Sehingga, kalau ada masyarakat lapor jalan rusak bisa cepat diperbaiki.

“Mulai bulan Pebruari penanganan jalan rusak bisa cepat dilakukan karena uang sudah kita transfer. Kan biasanya kalau ada laporan kerusakan jalan, penanganannya masih menunggu pencairan dananya,” imbuhnya.

Nilai dana yang ditransfer setiap kecamatan berbeda-beda mulai dari Rp 500 juta hingga Rp 2 miliar. Total dana pagu indikatif yang dialokasi untuk perbaikan jalan sebesar Rp 19,35 miliar, sedangkan anggaran pemeliharaan jalan lingkungan sebesar Rp 7,945 miliar. [isa/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar