Politik Pemerintahan

Sengketa Pilpres

Rektor UNIRA: Tolak Kerusuhan, Percayakan Pada Hakim MK

Malang (beritajatim.com) – Rektor Universitas Raden Rahmat (UNIRA) Kabupaten Malang, Dr. H. Hasan Abadi M.AP berpesan, seluruh masyarakat Indonesia dan Kabupaten Malang pada khususnya, untuk tetap tenang dan mempercayakan hasil sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019.

“Kami mengajak masyarakat semuanya agar tetap tenang. Biarkan proses politik di Jakarta sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku di negara kita,” ungkap Hasan Abadi, Kamis (20/6/2019).

Menurtnya, masyarakat tidak perlu ikut-ikutan membuat gerakan-gerakan yang tidak kondusif. Apalagi, membuat kerusuhan atau membuat video hoaks serta membuat pernyataan-pernyataan di media sosial yang tidak perlu.

“Saya pikir kita serahkan semuanya ke mekanisme hukum saja. Kita percaya bahwa hakim MK, pasti akan memberikan keadilan yang benar-benar adil karena mereka adalah hakim-hakim terbaik yang kita punyai di negara Indonesia,” tegas Hasan.

“Oleh karena itu kami memohon pada semua masyarakat di Kabupaten Malang untuk menunggu saja proses-proses itu tanpa harus terprovokasi untuk membuat gerakan-gerakan yang mengarah pada kerusuhan,” tambah Hasan.

Hasan menegaskan, pada dasarnya, semua masyarakat Indonesia suka kehidupan yang harmoni dan lebih mengedepankan perdamaian. “Ini harus kita jaga betul, karena perdamaian ini adalah modal dasar kita sebagai warga negara untuk proses berbangsa dan bertanah air di negara Indonesia,” Hasan mengakhiri. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar