Politik Pemerintahan

Rekom Surabaya Batal Diumumkan, Sekjen PDIP Hasto ‘Turun Gunung’

Wakabid Pemenangan Pemilu DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksana dan Ketua DPC Kota Surabaya Adi Sutarwijono

urabaya (beritajatim.com) – Belum diumumkannya rekomendasi untuk Pilwali Surabaya oleh DPP PDIP masih menjadi teka-teki hingga saat ini. Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto akan datang ke Surabaya pada Minggu (30/8/2020) melakukan konsolidasi.

“Kami di Surabaya menyiapkan mesin partai, organisasi dan jaringan pemenangan yang setiap saat bisa digerakkan ketika rekomendasi itu sudah turun,” kata Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono kepada wartawan di kantor DPD PDIP Jatim dalam sesi konferensi pers, Jumat (28/8/2020).

Sekjen PDIP Hasto akan datang ke DPD PDIP Jatim, apa yang akan dilakukan?

“Itu yang berwenang Mas Deni Wicaksana menjawabnya,” tuturnya.

DPC PDIP Kota Surabaya sendiri telah membuka pendaftaran tanggal 5 sampai 14 September, sepuluh yang mendaftar ke DPC di antaranya kader aktif PDIP. “Ada Mas Whisnu Sakti Buana, ada Mbak Dyah Katarina, ada Mas Armudji, ada Mas Anugrah Aryadi, Ony Setiawan, dan Mas Edy Tarmidzi,” kata Hasto dalam meeting Zoom.

Calon dari PDIP saja atau juga dari luar?

Wakabid Pemenangan Pemilu DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksana dan Ketua DPC Kota Surabaya Adi Sutarwijono

“Saya percayakan penuh kepada DPP PDI Perjuangan, pasti akan mengambil keputusan yang tepat yang sebijaksana mungkin dan memiliki elektabilitas untuk menang,” kata Adi.

Mengapa DPC PDIP Kota Surabaya tidak diundang di Zoom? “Sekali lagi itu kewenangan DPP, mungkin dugaan saya DPD lupa memberitahu kepada kami di DPC Surabaya,” jelasnya.

Wakabid Pemenangan Pemilu DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksana menambahkan bahwa tadi sudah dijelaskan oleh Sekjen PDIP terkait rekomendasi kali ini.

 

“Tapi bahwa memang amplop nama sudah ada dan menunggu momentum. Kami bersama-sama dengan kawan-kawan DPC kita siapkan mesin, struktur, relawan, semua saksi dan lain-lain semuanya disiapkan. Jadi, siapapun nanti yang akan direkom kita sudah siap untuk memenangkan calon yang akan dapat rekom dari DPP PDIP,” tukasnya.

Apa DPP PDIP sudah tahu nama yang direkom?

“Kalau sepengetahuan saya sebagai Wakil Ketua Bidang Pemilu sampai hari ini memang nama itu masih disimpan di DPP. Jadi, kami sudah menyerahkan semuanya proses, mulai dari nama, mapping, monitoring, ke DPP partai. Jadi, kewenangan semua sekarang di DPP. Siapapun nama yang dimunculkan menjadi ranahnya DPP, hak prerogatifnya ketua umum, jadi kami siap untuk siapapun yang mendapatkan rekom pasti kita menangkan,” pungkasnya. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar