Politik Pemerintahan

Rekanan ADK di Sampang Diberi Sanksi Pengembalian Anggaran

Salah satu proyek ADK di Kabupaten Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Pelaksana proyek yang bersumber dari Alokasi Dana Kelurahan (ADK) Tahun 2019 di Kabupaten Sampang mendapat sanksi serta wajib mengembalikan kelebihan anggaran. Sebab, proses pembangunan tidak sesuai RAB. Itu terjadi pada pembangunan rabat beton di jalan Imam Bonjol dan di Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang.

Tohir (50) salah satu warga setempat menceritakan, sejak awal sejumlah proyek tersebut tidak ada papan nama program. Namun, berdasarkan informasi pekerja di lokasi, dananya dari Kelurahan Dalpenang.

“Kurang lebih panjangnya 15 meter dan dikerjakan sekitar Agustus 2019 lalu,” terangnya, Rabu (15/4/2020).

Terpisah, Lurah Dalpenang, Moh Sutrisno, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) ADK membenarkan jika kegiatan rabat beton, di RT.02-RW.05, Kelurahan Dalpenang, bersumber dari APBN 2019 yang dikontraktualkan dengan rekanan.

Ia juga mengatakan bahwa lokasi kegiatan rabat beton tersebut sudah diperiksa Inspektorat dan diberikan sanksi pengembalian, akibat kekurangan volume alias kelebihan bayar sebesar Rp. 3.067.337.66.

“Menjadi kewajiban pelaksana untuk mengembalikan setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas terkait,” tegasnya.

Namun demikian, ia mengaku sampai saat ini belum menerima salinan surat pengembalian kelebihan pembayaran program kegiatan tersebut. Bahkan pihaknya sudah mengimbau pada pihak pelaksana untuk mematuhi sanksi yang diperintahkan Inspektorat. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar