Politik Pemerintahan

Realisasi Penerimaan PBB-P2 buku I, II dan III di Kecamatan Ngoro Sebesar 33,50 persen

Bupati Mojokerto dalam acara gebyar bulan panutan pembayaran PBB-P2 Buku I, II, III tahun 2020 Kabupaten Mojokerto di Pendapa Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. [Foto : istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Realisasi penerimaan PBB-P2 buku I, II dan III tahun 2020 Kecamatan Ngoro sampai dengan tanggal 14 Juli 2020 adalah sebesar 33,50 persen. Hal tersebut disampaikan saat Bupati Mojokerto membuka acara gebyar bulan panutan pembayaran PBB-P2 Buku I, II, III tahun 2020 Kabupaten Mojokerto di Pendapa Kecamatan Ngoro.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi, pada acara ini menjelaskan, bahwa kegiatan gebyar bulan mestinya telah selesai sejak Maret 2020 lalu. Namun jadwal mundur karena kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi.

“Maret sebenarnya kemarin sudah selesai, tetapi karena adanya pandemi jadi harus dijadwal ulang. Namun, kegiatan ini kita laksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Acara ini kita gelar untuk mengoptimalkan upaya penerimaan pembayaran pajak,” jelasnya, Rabu (15/7/2020).

Dalam masa pandemi, Bambang juga menyebut jika Bapenda telah memberi diskon pembayaran PBB sebesar 15 persen pada bulan April, 10 persen pada bulan Mei dan 5 persen pada bulan Juni. Meski begitu, ia mendorong agar kewajiban untuk tetap taat pajak.

“Diskon sudah kita berikan beberapa waktu lalu. Bagi yang belum dapat, saya mohon untuk tetap melaksanakan kewajiban melunasi sampai bulan September. Instruksi Bapak Bupati tadi, pada Agustus nanti ada hadiah yang diberikan bagi desa yang sudah membayar lunas,” katanya.

Untuk diketahui, realisasi penerimaan PBB-P2 buku I, II dan III tahun 2020 Kecamatan Ngoro sampai dengan tanggal 14 Juli 2020 adalah sebesar Rp1.233.450.306 dari target Rp3,68 miliar atau 33,50 persen. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar