Politik Pemerintahan

Pilkada Sidoarjo 2020

Real Count PKB: Gus Muhdlor Raih 39,83 Persen, BHS 38,38 Persen dan Kelana 21,79 Persen

Sidoarjo (beritajatim.com) – Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2020 Nomor 2 H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – H. Subandi merilis hasil real count perolehan suara Pilkada 9 Desember 2020.

Dari hasil perhitungan real count yang dilakukan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dari semua saksi yang ada di 3531 TPS seluruh Sidoarjo, suara Gus Muhdlor – H. Subandi unggul dari suara dua paslon lain, yakni Paslon Nomor 1 Bambang Haryo Soekartono (BHS) – Taufiqulbar dan Paslon Nomor 3 Kelana Aprilianto – Dwi Astutik.

Dalam rilis disebutkan bahwa real count PKB dari basis data Form C1 seluruh Sidoarjo. Paslon Nomor 1 Bambang Haryo Soekartono (BHS) – Taufiqulbar memperoleh 373.559 suara (38,38%).

Paslon Nomor 2 H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – H. Subandi mendapatkan 387.604 suara (39,83%) dan Paslon Nomor 3 Kelana Aprilianto – Dwi Astutik mendapatkan 212.042 suara (21,79%).

H. Sullamul Hadi Nurmawan Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor 2 H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – H. Subandi mengatakan suara yang masuk hingga 100 persen ke tim, suara Gus Muhdlor – H. Subandi lebih unggul dari dua paslon lainnya. “Suara ini akan kami kawal hingga perhitungan di KPU Kab. Sidoarjo atau di plenokan,” katanya Kamis (10/12/2020).

Dia menambahkan, suara Gus Muhdlor – H. Subandi yang masuk ia tegaskan sudah valid, karena bersumber dari Form C, dan tidak mungkin ada kesalahan. “Semoga suara ini sampai ketentuan di KPU, tidak berubah dan nanti bisa disahkan,” harapnya.

Disinggung soal rawannya adanya gugatan masuk? Tentunya PKB selaku partai pengusung dan juga persetujuan kedua calon, sudah menunjuk kuasa hukum.

Namun harus diingat, sambung pria yang akrap di sapa Gus Wawan itu, sesuai aturan yang ada, gugatan bisa dilakukan jika selisij suara 0,5 persen. Diatas selisih 0,5 persen, gugatan tidak bisa dilakukan. “Suara Gus Muhdlor – H. Subandi selisih dengan suara rival, terpaut 14.045 atau diatas 0,5 persen. Jadi saya kira tidak memenuhi persyaratan masuk gugatan. Namun jika sampai ada gugatan masuk, tentu kami sudah mempersiapkan diri,” tegas politis PKB di DPRD Kab. Sidoarjo itu. (isa/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar