Politik Pemerintahan

Rawan Peredaran Narkoba, Ini Langkah Pemkot Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkot Mojokerto melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memberikan surat edaran kepada para pelaku usaha hiburan malam di Kota Mojokerto. Ini menyusul, beberapa waktu lalu terungkap peredaran narkoba di sebuah tempat hiburan malam.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, surat edaran tersebut akan dilayangkan kepada para pemilik tempat kos, hotel, dan hiburan malam yang rentan disalahgunakan. “Pemilik usaha harus bertanggung jawab atas pencegahan terjadinya peredaran dan penyalagunaan narkoba,” ungkapnya, Selasa (3/9/2019).

Masih kata Dodik, Pemkot Mojokerto dalam hal ini akan bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto dan Polres Kota Mojokerto dalam melakukan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dalam surat edaran tersebut juga dijelaskan terkait sanksi yang akan diterima para pelaku usaha.

“Jika kedapatan masih menjadi sarang peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, zat aditif lainnya (Napza) hingga minuman keras (Miras). Teramsuk, evaluasi izin tempat hiburan yang masih ditemukan ada peredaran ataupun penyalagunaan narkoba. Maka tidak diperpanjang izinnya. Paling berat pencabutan izin secara permanen,” katanya.

Dalam perda penyelenggaraan ketertiban umum Nomor 3 Tahun 2013. Dodik menyebut, dalam pasal 45 ayat 1, hanya diatur bahwa setiap orang atau badan dilarang menyelenggarakan tempat usaha hiburan tanpa izin wali kota melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Sedangkan, dalam ayat 2 disebutkan, setiap penyelenggaraan tempat usaha hiburan yang mendapat izin sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, dilarang melaksanakan kegiatan lain yang menyimpang dari izin. Apalagi saat ini pemerintah gencar melakukan pemberantasan narkoba bersama kepolisian dan BNNK.

“Jadi, surat edaran ini nantinya sebagai dasar kami melakukan tindakan di lapangan hingga pemberian sanksi. Tidak hanya satpol PP yang bergerak, kami juga bersinergi dengan kepolisian dan BNNK untuk melakukan razia secara berkala di setiap tempat hiburan, mengatisipasi peredaran gelap narkoba sebagai bentuk nyata pemerintah dalam memerangi narkoba,” tegasnya.[tin]

Apa Reaksi Anda?

Komentar