Politik Pemerintahan

Rawan Massa, Polres Tak Izinkan Kegiatan Pemkab Jember

Jember (beritajatim.com) – Kepolisian tidak memberikan izin kegiatan penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) dan bantuan sosial tunai (BST) di 31 titik di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2020). Rawan terjadi penumpukan massa.

Kepastian tiadanya izin ini dikemukakan Wakil Kepala Kepolisian Resor Jember Komisaris Windy Syahputra. “Tidak ada izin untuk mengumpulkan warga,” katanya.

Polres Jember tak mau memberikan izin, karena situasi wabah Covid-19 saat ini memang tidak memungkinkan untuk terjadinya penumpukan massa dalam jumlah besar. Selain rawan dalam hal keamanan, penumpukan massa justru dikhawatirkan bakal mempermudah penyebaran wabah.

Namun polisi menawarkan jalan tengah agar pemberian bantuan tetap bisa dilaksanakan untuk warga yang berhak. “Kami akan membantu memfasilitasi penyaluran bantuan dengan sistem door to door,” kata Windy.

Sebelumnya, atas nama Bupati Faida, Sekretaris Daerah Jember Mirfano melayangkan surat kepada kepolisian setempat untuk meminta izin kegiatan di 31 titik. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan bertahap pada 9 – 18 Mei 2020. Setiap titik rata-rata mengundang ribuan orang penerima yang bertempat di kantor desa dan kelurahan di masing-masing kecamatan.

Jumlah warga penerima bantuan paling sedikit ada di Kecamatan Sukorambi, yakni 1.916 orang. Sementara terbanyak di Patrang, yakni 8.514 orang. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar