Politik Pemerintahan

Ratusan Warga Kurang Mampu di Kediri Terima BLT DD

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Desa untuk masyarakat kurang mampu. Bantuan berupa uang tunai Rp 600 ribu diberikan kepada warga terdampak Covid-19 yang tidak mendapatkan bantuan sosial reguler dari pemerintah.

Selain Desa Pelem, penyaluran BLT DD juga dilakukan serentak di Desa Gedangsewu, Sumberbendo dan Darungan di Kecamatan Pare. Penyaluran BLT menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Untuk Desa Pelem sendiri, sedikitnya 118 orang mendapatkan bantuan untuk periode kedua ini.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Pelem dan Camat Pare kepada penerima. Melalui bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat. Kades Pelem Ali Sukron mengatakan, penerima bantuan telah terverifikasi, sehingga tidak ada warga yang mendapatkan bantuan sosial ganda.

Sementara itu Tri Suwarto, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa mengatakan, pada hari ini di kecamatan pare terdapat 4 desa yang melaksanakan penyaluran BLT DD. Masing masing adalah Gedangsewu dengan penerima sebanyak 238 KPM, Desa Sumberbendo 100 KPM, Darungan 119 KPM dan Desa Pelem 118 KPM.

“Nantinya seluruh desa juga melaksanakan penyaluran BLT DD. Diantaranya Desa Tretek, Sidorejo, Sambirejo, Bendo, dan Tulungrejo. Kami berharap bantuan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan hidup selama pandemi, bukan untuk membeli pakaian,” kata Tri Suwarto.

BLT DD ini merupakan program pemberian bansos kepada masyarakat terdampak Covid-19 selama tiga bulan, yakni April, Mei dan Juni. BLT ini berasal dari Dana Desa yang dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Pemerintah Kecamatan Pare dan Desa Pelem berharap tidak ada pihak yang menyalahgunakan bantuan tersebut. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar