Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Lamongan Vaksin Dosis Pertama

Suasana Vaksinasi yang digelar Polres Lamongan di Lapas Kelas II B Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) – Kepolisian Resor (Polres) Lamongan terus menggencarkan kegiatan vaksinasi. Kali ini, sebanyak 494 warga binaan pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Lapas Kelas II B Kabupaten Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengungkapkan, bahwa kegiatan vaksinasi tersebut merupakan hasil kerjasama antara Polres Lamongan dengan Lapas kelas II B untuk meningkatkan kekebalan. Dalam vaksinasi ini, diketahui Polres Lamongan telah menyediakan vaksin jenis Sinovac tahap pertama yang berjumlah 500 dosis.

“Vaksinasi di Lapas kelas II B kali ini sebagai bentuk tindak lanjut dan upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Kita menargetkan pelaksanaan vaksin di lapas ini selesai dalam jangka waktu 1 hari saja,” ungkap AKBP Miko kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan vaksin, pada Selasa (14/9/2021).


Lebih lanjut, AKBP Miko juga mengapresiasi antusiasme WBP yang mengikuti vaksinasi ini. Bahkan, pihaknya mengaku tidak mendapati WBP yang menolak untuk divaksin, terkecuali terkendala oleh faktor ketentuan penerima vaksin seperti tekanan darah, kondisi kesehatan, dan sejenisnya.

“Polres Lamongan terus berkomitmen untuk memberikan hak bagi warga binaan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang sama. Langsung selama 1 hari ini sebanyak 500 dosis disediakan bagi warga Lapas kelas II B Lamongan,” imbuhnya.

Suasana Vaksinasi yang digelar Polres Lamongan di Lapas Kelas II B Lamongan.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Miko juga memberikan motivasi kepada warga Lapas di Lamongan ini agar dapat bangkit dan menjadi masyarakat yang lebih baik usai bebas dari Lapas nantinya.

“Lebih baik jadi mantan preman daripada jadi mantan ustaz. Semua orang punya masa lalu, tetapi yang terbaik adalah kemudian hijrah dan melupakan masa lalu yang kelam untuk membuat lembaran baru yang lebih baik ke depan,” tandasnya.

Tak hanya itu, AKBP Miko juga menjelaskan, bahwa kunci keberhasilan hilangnya Covid-19 adalah di mana masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik dan selalu mematuhi aturan yang diberlakukan.

“Walaupun telah mengikuti vaksinasi, namun saya berharap semuanya tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat, karena itu wajib untuk dilaksanakan. Semoga pandemi segera berlalu, dan masyarakat bisa kembali beraktifitas dengan aman dan sehat,” pungkasnya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev