Politik Pemerintahan

Ratusan Rumah Kos di Kota Mojokerto Tak Punya IMB

Plt Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto, Mochamad Imron. [Foto: misti/bjt.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ada sekitar 669 rumah kos di Kota Mojokerto tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), akibatnya Pemkot Mojokerto kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga miliaran rupiah. Data ini berdasarkan hasil inventarisirĀ Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mojokerto hingga akhir bulan Desember 2019.

Plt Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto, Mochamad Imron membenarkan, ada ratusan rumah kos di Kota Mojokerto yang berdiri tanpa izin. Ia mengaku sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan pengecekan terkait maraknya pendirian rumah kos di kota dengan tiga kecamatan tersebut.

“Lebih dari 50 persen rumah kos di Kota Mojokerto memang tidak memiliki izin. PAD dari retribusi rumah kos jelas tidak ada karena banyaknya rumah kos tak memiliki izin tapi kami belum menghitung secara rinci berapa kebocoran PAD akibat rumah kos tak berizin ini,” ungkapnya, Senin (6/1/2020).

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, tarif retribusi untuk pengurusan IMB sebesar Rp15 ribu permeter. Padahal menurutnya, pihaknya memberikan kemudahan dalam pelayanan perizinan IMB.

“Kalau untuk PAD yang hilang, tinggal kalikan saja berapa luasannya dan dikalikan jumlah rumah kos yang tak punya IMB. Kami belum menghitung secara rinci berapa kebocoran karena maraknya rumah kos di Kota Mojokerto ini,” tuturnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar