Politik Pemerintahan

Ratusan Pasien di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Tak Bisa Mencoblos

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 153 pasien di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto tak bisa mencoblos dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019, Rabu (17/4/2019). Pasalnya, ratusan pasien tersebut tidak memiliki formulir pundak tempat atau formulir A5.

Lembar resmi yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut merupakan syarat bagi pemilih yang pindah tempat pencoblosan dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) asal. Ini diketahui saat petugas dari TPS 15 Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon melakukan jemput bola.

Wakil Direktur (Wadir) Administrasi Umum RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Heru Setyadi mengatakan, sebelumnya pihaknya bersama relawan KPU telah intens mensosialisasikan supaya pasien mengurus A5 agar tetap bisa memilih di RS.

“Tetapi kenyataannya di lapangan ternyata salah persepsi karena membawa C6. Cukup disayangkan karena pasien yang punya hak pilih cukup banyak, ada sebanyak 153 pasien. Jumlah tersebut belum ditambah dengan keluarga dan penunggu pasien yang ikut menginap,” ujarnya.

Hal yang sama diungkap, Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Mojokerto, Imam Bukhori mengatakan, pihaknya sudah mendatangi pasien namun hanya satu orang saja yang membawa formulir A5. “Kebanyakan pasien dan penunggu hanya bisa menunjukkan formulir C6,” ungkapnya.

Padahal, formulir tersebut hanya sebatas undangan pemberitahuan untuk menggunakan hak pilihnya di TPS sesuai dengan domisili daftar pemilih tetap (DPT). Karena hanya membawa formulir C6, sehingga pihaknya belum bisa melayani para pasien tersebut.

“Untuk prosedur pindah memilih dapat diajukan bagi pemilih dengan kondisi sedang sakit, di Lapas maupun sedang menjalani tugas menyusul dikabulkannya uji materi MK terhadap pasal 210 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, pengurusan form tersebut bisa dilayani sampai dengan H-7 atau 10 April lalu,” jelasnya.

Menurutnya, khusus bagi pasien yang baru masuk RS, mereka tetap diberi kelonggaran untuk mengurus A5 sampai dengan H-1 atau Selasa (16/4/2019). Tetapi kenyataannya, masih banyak pasien yang belum sepenuhnya memahami prosedur tersebut. “Sebelumnya sudah kami informasikan, ternyata ada yang sudah keluar (pulang) dan ada juga pasein yang baru masuk,” tegasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar