Politik Pemerintahan

Rate Pindah Pilih Tinggi, Data Pilkada 5 Kecamatan di Kediri Berpotensi Rancu

Kediri (beritajatim.com) – Lima Kecamatan di Kabupaten Kediri memliki jumlah warga yang melakukan pindah pilih cukup tinggi. Hal ini memicu potensi kerancuan data  pemilih, menjelang Pilkada 9 Desember mendatang.

Lima Kecamatan yang berpotensi terjadi kerancuan data tersebut adalah Kecamatan Banyakan, Tarokan, Ngadiluwih, Kandangan dan Pare. Kelima Kecamatan tersebut masuk dalam pembahasan saat rapat pleno penetapan daftar pemilih sementara (DPS) oleh Komisioner KPU di Gedung Bagawanta Bhari, Jumat (11/9/2020).

Selain melibatkan Petugas Pemilu Kecamatan (PPK), rapat pleno juga menggandeng perwakilan partai politik untuk pemaparan data pemilih. Terlebih pada lima kecamatan yang berpotensi terjadi kerancuan data.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Divisi Data, Eka Wisnu Wardana mengatakan, lima kecamatan tersebut memang masuk dalam temuan bersama antara KPU dan Bawaslu.

“Kelima kecamatan ini memiliki rata-rata pindah pilih yang cukup tinggi. Sehingga perlu adanya pengawasan khusus dengan mendekatkan petugas TPS kepada warga guna validasi data,” ujar Eka Wisnu Wardana, Komisioner KPU Kabupaten Divisi Data.

Diketahui, di Kabupaten Kediri terdapat 26 kecamatan, dengan 344 desa dan kelurahan. Sementara, jumlah pemilih mencapai 1.234.918. Terdiri dari pemilih laki-laki 619.425 dan pemilih perempuan berjumlah 615.423 orang. [nm/kun]

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar