Politik Pemerintahan

Rapid Test Negatif, PDP Asal Mojokerto Meninggal Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto meninggal dunia di RSUD Prof Dr Soekandar. Meski menunjukkan gejala mirip Covid-19, namun hasil rapid test pasien berjenis kelamin perempuan tersebut negatif.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto menjelaskan, PDP berjenis kelamin perempuan tersebut berinisial E dan berusia 36 tahun. “Pada 7 Mei lalu, pasien menunjukkan gejala yang mirip Covid-19, yaitu batuk, pilek dan demam,” ungkapnya, Kamis (14/5/2020).

Sehingga pasien menjalani perawatan di Puskesmas Dawarblandong. Masih kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto, pada tanggal 11 Mei 2020 kemarin, pasien mulai mengeluh sesak nafas sehingga oleh Puskesmas Dawarblandong dinyatakan sebagai PDP.

“Setelah dinyatakan PDP, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Prof Dr Soekandar di Kecamatan Mojosari. Pada hari yang sama saat pasien, tim medis juga melakukan rapid test. Namun hasil rapid test negatif. Tapi karena berstatus PDP, maka pasien langsung dilakukan uji swab,” katanya.

Namun pasien meninggal, pada Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 07.15 WIB di ruang isolasi RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Dari hasil diagnosa tim medis, pasien mempunyai penyakit TB Paru. Mengingat hasil uji swab pasien belum keluar, pemakaman tetap dilakukan dengan protokol Covid-19.

PDP Covid-19 yang pertama meninggal di Kabupaten Mojokerto yakni pria 32 tahun asal Kecamatan Puri meninggal pada Minggu (22/3/2020). Pria 36 tahun asal Kecamatan Jetis meninggal Jumat (27/3/2020), pria 53 tahun asal Kecamatan Sooko meninggal Rabu (1/4/2020).

Pria 27 tahun asal Kecamatan Pacet meninggal Jumat (3/4/2020), pria 53 tahun asal Kecamatan Mojoanyar meninggal Jumat (10/4/2020), pria 76 tahun asal Kecamatan Gedeg meninggal pada Selasa (14/4/2020). Seorang petani berjenis kelamin laki-laki berusia 51 tahun asal Kecamatan Dawarblandong meninggal, Sabtu (18/4/2020).

Pria berusia 61 tahun asal Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto meninggal pada, Selasa (21/4/2020). Pria (74) warga Kecamatan Gedeg, meninggal pada, Minggu (26/4/2020).[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar