Politik Pemerintahan

Raperda Perubahan APBD Lamongan 2021 Disahkan Menjadi Perda, Bupati YES : Alhamdulillah

Bupati YES saat melakukan penandatanganan persetujuan Perda P-APBD Kabupaten Lamongan 2021 dan menyampaikan sambutannya, pada penutupan Rapat Paripurna DPRD.

Lamongan (beritajatim.com) – Setelah melewati berbagai tahapan pembahasan, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2021 disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), pada Penutupan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (30/8/2021).

Melalui juru bicaranya, Yanuar Yudha Prasetya mengungkapkan, bahwa DPRD Lamongan menerima perubahan APBD Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2021 untuk disetujui dan disahkan menjadi Perda. “Setelah Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2021 dilakukan pembahasan antara Banggar bersama tim anggaran Pemda, maka Banggar memohon kiranya Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2021 ini dapat disetujui dan disahkan menjadi Perda pada forum yang terhormat ini,” harap Yanuar Yudha.

Sementara itu, usai penandatanganan persetujuan Perda P-APBD Kabupaten Lamongan 2021, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) dalam sambutannya menyatakan penghargaan yang setinggi-tingginya atas opini, saran, dan masukan-masukan yang disampaikan oleh Fraksi-Fraksi, Komisi, dan Banggar.

“Alhamdulillah, hal tersebut bagi eksekutif merupakan masukan yang sangat berharga guna membangun Lamongan yang lebih baik, serta mewujudkan masyarakat Lamongan yang maju, demokratis, berkeadilan, dan sejahtera sebagaimana visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lamongan,” ungkap Bupati YES.

Lebih lanjut, Bupati YES menjelaskan, bahwa Perubahan APBD Lamongan 2021 ini juga telah dilakukan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja, serta pembiayaan daerah yang merupakan dampak dari mewabahnya Pandemi Covid-19. Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 2.936.507.916.503,42 dan mengalami peningkatan 0,21 persen jika dibandingkan dengan target sebelum perubahan.

Sedangkan untuk Belanja Daerah, Bupati YES menyebutkan, telah dialokasikan sebesar Rp 2.986.432.363.110,26 dan mengalami peningkatan 1,62 persen jika dibanding dengan alokasi sebelum perubahan. Kemudian terkait defisit, terjadi minus sebesar Rp 49.924.446.606,49 yang artinya mengalami peningkatan sebesar 487,35 persen jika dibandingkan dengan sebelum perubahan.

Dari defisit itulah, lanjut Bupati YES, akan dilakukan pembiayaan melalui penerimaan pembiayaan sebesar Rp 52.424.446.606,49 dan pengeluaran pembiayaan yang tetap dialokasikan sebesar Rp 2.500.000.000. Lalu menurut data yang dihimpun, Rancangan Perda perubahan APBD Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2021 yang telah disetujui ini selanjutnya akan dievaluasi oleh Gubernur Jawa Timur.

“Marilah bersama kita wujudkan amanah dari masyarakat dengan sungguh-sungguh membangun dan memperbaiki kesejahteraan mereka. Marilah kita jaga Lamongan ini agar tetap kondusif, aman dan nyaman di segala aspek kehidupan warga Lamongan, terutama yang berkaitan dengan Pandemi Covid-19,” pungkasnya.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar