Politik Pemerintahan

Rapat Virtual Bahas Anggaran Daerah Rawan Kesalahan

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi

Jember (beritajatim.com) – Kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan sidang-sidang paripurna di DPRD Jember, Jawa Timur, dilakukan secara hibrida, yakni dengan luring dan daring. Namun ada kerawanan yang harus diperhitungkan saat melakukan rapat virtual untuk membahas anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Pembahasan itu kan harus melibatkan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dan Badan Anggaran. Tidak mungkin kita mengumpulkan orang sebegitu banyaknya dalam satu ruangan misalnya untuk membahas bersama-sama,” kata Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, Selasa (6/7/2021).

 

Mekanisme rapat virtual memang bisa saja dilakukan. “Tapi untuk hal-hal sangat fundamental seperti penganggaran dan sebagainya sangat tidak efektif dan berisiko. Ketika Badan Anggaran atau TAPD menyebut angka dan saat itu terjadi gangguan sinyal, boleh jadi dalam pencatatan risalah rapatnya terjadi kesalahan penulisan,” kata Itqon.

Itqon berharap pembahasan APBD 2022 tetap sesuai jadwal walau terganggu pandemi. “Tapi faktanya memang Covid seperti ini. Kita tidak boleh mengabaikan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat sebagai instruksi Mendagri. Tapi di satu sisi proses APBD 2022 tak boleh tersendat juga. Ini juga demi kemaslahatan masyarakat Jember pada 2022,” katanya.

“Harapan saya dengan PPKM Darurat ini manfaatnya terasa betul. Mudah-mudahan dengan PPKM Darurat, kurva Covid di Jember menurun sehingga tidak sampai menganggu tahapan-tahapan pembahasan sesuai perundang-undangan yang ada,” kata Itqon.

“Saya berharap ada instruksi konkret dari Kementerian Dalam Negeri atau Gubernur Jawa Timur, teknis pembahasan dalam masa pandemi seperti apa. Saya ingin ada petunjuk teknis yang konkret, langsung instruksional, itu enak. Kita pakai aturan yang dibuat pada masa normal dan mau diterapkan pada masa pandemi seperti sekarang, terutama PPKM Darurat sekarang, tidak mungkin,” kata Itqon. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar