Politik Pemerintahan

Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Paslon Pilbup Mojokerto Digelar Terbatas

Rapat pleno terbuka yang digelar KPU Kabupaten Mojokerto di salah satu hotel di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto di salah satu hotel di kawasan Trawas secara terbatas. Ini menyusul adanya PKPU Nomor 13 Tahun 2020 terkait Perubahan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pembatasan Peserta Rapat Pleno.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Akhmad Arif mengatakan, rapat pleno terbuka pengundian nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto dilakukan seusai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2020. “Hari ini KPU Kabupaten Mojokerto menggelar rapat pleno terbuka pengundian nomor urut terhadap tiga paslon yang sudah kita tetapkan kemarin,” ungkapnya, Kamis (24/9/2020).

Ketiga pasangan calon (paslon) sudah mendapatkan nomor urut. Paslon Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) mendapatkan nomor urut 1, paslon Yoko Priyono-Choirunnisa (YONI) mendapatkan nomor urut 2 dan paslon petahana Pungkasiadi-Titik Masudah (Mas Pung-Mbak Titik) mendapatkan nomor urut 3.

“Masing-masing paslon sudah mendapatkan nomor urut untuk digunakan di tahapan masa kampanye termasuk juga nanti perpanjangan surat suara untuk pemungutan di tanggal 9 Desember tahun 2020. Terkait kehadiran, memang tadi pagi pukul 04.00 WIB ada perubahan. Dari PKPU Nomor 13 Tahun 2020 terkait Perubahan PKPU Nomor 6 Tahun 2020,” katanya.

Masih kata Divisi Teknis ini, awalnya peserta rapat pleno pengundian nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto adalah paslon, perwakilan partai politik (parpol), tim kampanye termasuk juga tokoh masyarakat. Namun dengan adanya PKPU Nomor 13 Tahun 2020 berubah hanya paslon bersama satu orang LO ditambah dua orang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan lima orang anggota KPU.

“Sangat terbatas sekali. Tahapan selanjutnya, kampanye yang akan dimulai pada tanggal 26 September 2020. Hari ini kita masih menunggu perubahan PKPU Kampanye Nomor 4 Tahun 2017. Banyak yang harus disiapkan pasangan calon dan LP, diantaranya membuka rekening awal plus dana kampanye yang harus dilaporkan ke kita, besok pukul 18.00 WIB,” tegasnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar