Politik Pemerintahan

Rapat Paripurna, Separuh Anggota DPRD Banyuwangi Absen, Kemana?

Banyuwangi (beritajatim.com) – Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi tentang jawaban bupati terhadap pandangan umum (PU) Fraksi atas diajukan Raperda APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2020 dan jawaban Fraksi terhadap anggapan bupati atas diajukan 2 (dua) Raperda inisiatif hanya dihadiri segelintir orang.

Tak hanya di sisi para anggota legislatif, tapi juga eksekutif seolah sekongkol tak hadir dalam rapat.

Sejak awal, Pimpinan rapat paripurna DPRD Ali Mahrus telah menyentil eksekutif tentang ketidakhadiran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Tolong kepada Pak Sekda untuk lebih mengoptimalkan kehadiran teman-teman SKPD karena ini paripurna dan penting. Karena menyangkut kepentingan umum,” kata Ali yang juga Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Kamis (21/11/2019).

Pihaknya belum mengetahui alasan ketidakhadiran para OPD tersebut. Meski demikian kondisi sangat disayangkan.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Sekda atau Pak Bupati tapi belum tahu jawabannya atau alasan ketidakhadiran mereka para SKPD,” ujarnya.

Namun Ali juga mengakui jika tingkat kehadiran kawannya yang duduk menjadi anggota DPRD turut tak menghadiri rapat tersebut. Terhitung, hanya sekitar 25 anggota dari 50 wakil rakyat yang duduk di DPRD Banyuwangi hadir dalam rapat tersebut.

“Ya banyak yang tidak hadir, yang datang sekitar 25 anggota,” katanya.

Namun, pihaknya tak memberikan alasan rinci atas ketidakhadiran para wakil rakyat tersebut. (rin/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar