Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Rakor PPKM Darurat, Kapolres Malang: Tugas Kita Selamatkan Nyawa Manusia

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono

Malang (beritajatim.com) – Rapat Koordinasi terkait pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Malang, Sabtu (3/7/2021) di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang Jalan KH Agus Salim 7, Kota Malang dihadiri seluruh Forkopimda.

Hadir dalam Rakor tersebut, Bupati Malang HM Sanusi, Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Inf. Yusub Dody Sandra, Kapolres Malang AKBP Raden Bagoes Wibisono, serta Kompol Suharsono selaku Wakapolres Batu.

 

Dalam Rakor terkait PPKM Darurat mulai 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021, setelah
Instruksi Mendagri No 15 2021 dengan penyempurnaan Imendagri No 16 2021. Dari penyempurnaan tersebut maka ada perubahan SK Gubernur dan SK Bupati dan masih dalam proses perubahan saat ini. Dimana pelaksanaan PPKM Darurat di Kabupaten Malang, dilakukan karena adanya peningkatan kasus covid-19 di Jawa dan Bali, termasuk Kabupaten Malang.

PPKM darurat yang mulai berlaku juga memaksa kegiatan belajar dan mengajar harus dilakukan secara daring. Selama pelaksanaan PPKM Darurat untuk Fasum (area publik, taman umum, tempat wisata dan area publik lainya) ditutup sementara. Sedang kegiatan pernikahan maksimal 50 orang dan tidak makan ditempat. Tetap memakai masker dan pelaksanan PPKM Mikro tingkat RT/RW tetap dilaksanakan.

Sosialisasi secara massif di tingkat Kecamatan atau Puskesmas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di daerah terhadap bahaya Covid-19. Melalui rakor hari ini juga perlu peningkatan T3 (Testing, Tracing dan Threatmen selama pelakasanaan PPKM Darurat dengan target sesuai Inmendagri No 16 sebanyak 5.651 orang per hari. Serta, percepat penyaluran Dana Desa (DD) dan pelaksanaan BLT-DD, serta sinkronisasi bansos yang berasal dari Pusat dan bansos yang bersumber dari APBD.

Menanggapi hal ini, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan 10 pos penjagaan selama PPKM Darurat di Kabupaten Malang. “Ada 10 pos yang sudah dipersiapkan, nanti akan dilakukan patroli secara rutin mulai hari ini. Karena tugas utama kita saat ini menyelamatkan nyawa manusia, dan tidak ada kata lelah dan jenuh dalam melaksanakan tugas ini,” ungkap Bagoes.

“Saya harap seluruh Kapolsek untuk bersinergi dengan Muspika dan Kades diwilayahnya. Kita selamatkan nyawa manusia. Kita harus fokus selama dua minggu kedepan dan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang bisa turun,” tambahnya.

Bagoes menerangkan, seluruh personel Kepolisian di wilayahnya harus bersinergi dengan seluruh pihak dalam penanganan Covid-19.

“Kami berharap semua Kapolsek harus bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini. Karena ini juga penekan pimpinan kepada kita semua, jangan sampai nanti para Kapolsek karena tidak bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan PPKM Darurat ada surat penggantian sebagai Kapolsek,” tegasnya.

Bagoes menambahkan, sudah banyak korban dari masyarakat akibat Covid-19 ini. “Jika kita tidak benar-benar melaksanakan dengan baik, maka akan berbahaya bagi masyarakat nantinya, saya harap semua nanti yang melaksanakan penyekatan selektif prioritas terhadap semua kendaran atau orang,” Bagoes mengakhiri. [yog/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati