Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Raih Opini WTP, Bupati Sumenep Minta OPD Tak Antikritik

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi

Sumenep (beritajatim.com) – Pasca mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI), Bupati Sumenep, Achmad Fauzi meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berbenah.

“Yang harus diperhatikan, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan kepemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif,” kata Bupati Achmad Fauzi, Rabu (18/5/2022).

Ia juga meminta agar pimpinan OPD dan jajarannya tidak antikritik dari pihak manapun, selama itu merupakan kritik membangun. “Kalau ada masukan yang baik, positif, tujuannya untuk kemaslahatan bersama, ya harus diterima. Itu juga sebagai bagian dari tagline pemerintahan sekarang, Bismillah melayani,” ujarnya.

Bupati bahkan mewanti-wanti pada ASN yang bersentuhan langsung dengan pelayanan, untuk memperhatikan keterbukaan pelayanan. “Pelayanan yang baik ini tidak hanya kepada pelanggan. Tetapi kepada siapapun, untuk mendapatkan hasil yang baik dan masimal,” ujarnya.

Menurut bupati, pemerintah merupakan pemegang amanah dari rakyat. Karena itu, amanah yang telah dipercayakan oleh masyarakat ini harus dijalankan dengan baik. Karena pada hakekatnya, masyarakatlah yang merupakan pemilik kekuasaan tertinggi di negeri ini.

“Selama kita mampu, silakan lakukan pelayanan yang terbaik, karena masyarakat ini memang harus kita layani sebaik-baiknya. Seluruh OPD wajib menjalankan itu untuk terciptanya pemerintahan yang baik dan terpercaya,” tandasnya. [tem/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar