Politik Pemerintahan

Ragukan Investigasi, Caleg Ketua LSM Datangi Bawaslu

Sutyas Hadi, salah satu celeg di Ponorogo yang juga koordinator LSM Gebrak, Senin (7/1/2019), mendatangi Bawaslu Ponorogo.

Ponorogo (beritajatim.com) – Sutyas Hari Riyanto, seorang caleg DPRD di dapil 6 Ponorogo yang juga ketua LSM Gebrak, Senin (7/1/2018), mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo. Bersama belasan massa, ia sempat berunjuk rasa mengungkapkan keraguannya atas kinerja Bawaslu terhadap dugaan pelanggaran pidana pemilu yang diunggahnya di media sosial.

“Kami datang ke sini untuk meminta ketegasan Bawaslu Ponorogo, agar segera menindak pelaku tindak pidana pemilu berupa penggunaan dana APBD 2018 maupun 2019 untuk berkampanye,” ungkap Sutyas usai audiensi dengan sejumlah komisioner Bawaslu Ponorogo.

Caleg dari Partai Perindo ini mengatakan, ada beberapa modus yang bisa dilakukan para caleg untuk memanfaatkan uang negara untuk kepentingan para caleg tersebut. Di antaranya dengan dana hibah, dana bansos, dana bantuan keuangan desa, atau bantuan keuangan desa wisata. “Semua dimasuki,” tegasnya.

Ia menyatakan, banyak caleg yang ‘mendompleng’ berbagai bantuan yang sudah ada dalam APBD Ponorogo sebagai alat untuk memikat hati masyarakat. Sutyas menyebut, pada caleg tersebut menyampaikan dalam forum yang dihadiri masyarakat bahwa bantuan yang dananya berasal dari APBD diaku-aku sebagai dana pribadi. Meski menyebut banyak, Sutyas menyatakan baru ada satu orang yang jelas modusnya.

“Mereka menyampaikan seakan-akan itu (bantuan pemerintah) adalah hasil perjuangan mereka (caleg petahana) dan harta mereka,” ulasnya.

Sutyas mengatakan, setelah pertemuan dengan Bawaslu Ponorogo, ia masih optimitis Bawaslu akan menindaklanjuti unggahannya di media sosial yang berupa foto dengan keterangan lengkap. Unggahan tersebut berisi indikasi adanya pelanggaran pemilu oleh caleg dari Partai Nasdem untuk Dapil 6 meliputi Kecamatan Sukorejo, Kauman dan Sampung atas nama Sunarto. Foto yang diunggah berisi blangko prediksi capaian suara dan sebuah undangan pembinaan kader dengan salah satu agenda acara penyerahan bantuan reyog kepada warga di Desa Sampung. [dil/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar