Politik Pemerintahan

PWNU Jatim Undang Komunitas Papua Makan Bersama

Tampak spanduk putih bertuliskan kata menolak tamu di terpasang di pintu gerbang Asrama Papua di Jalan Kalasan No 10, Surabaya.

Malang(beritajatim.com) – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, berencana mengungdang komunitas warga asal Papua yang ada di Jawa Timur untuk melakukan makan bersama di Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, Kiai Haji Marzuqi Mustamar mengatakan dalam waktu dekat pihaknya bakal mengundang komunitas warga Papua. NU tak ingin peristiwa rasisme di Surabaya dan bentrokan di Malang memicu konflik yang berkepanjangan.

“Saya di Pondok Pesantren merencanakan untuk makan siang dengan komunitas Papua. Belum bisa mengagendakan tapi dalam waktu dekat ini. Karena jangan sampai ada pihak yang tersakiti,” ujar Marzuqi, Kamis, (22/8/2019).

Marzuqi menegaskan, Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dia menyebut, Indonesia tidak akan lengkap tanpa Papua. Kebhinekaan Indonesia saat ini sempurna dengan keberagaman adat istiadat warga Bumi Cendrawasih.

“Bagaimanapun Indonesia tidak lengkap tanpa Papua. Pertahanan Indonesia tidak lengkap tanpa Papua. Karena Indonesia tidak sempurna tanpa Papua, identitas Indonesia, ragam kebudayaan Indonesia, kebhinekaan Indonesia tidak lengkap tanpa Papua,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar