Politik Pemerintahan

PWI Jatim Anugerahkan Special Award kepada Gubernur Khofifah

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mendapatkan penghargaan PWI Jatim Award 2020 kategori Special Award.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung Ketua PWI Jatim, Ainur Rohim kepada Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (21/5/2020) malam.

Ainur Rohim yang akrab disapa Air dalam sambutannya mengatakan, Khofifah merupakan pejabat yang memiliki kepedulian dan kedekatan dengan media.

“Ibu Gubernur Khofifah memiliki kontribusi besar dalam pengembangan keterbukaan informasi publik. Selalu cepat dan tanggap turun di lapangan ketika ada permasalahan atau bencana di Jatim. Itu juga sangat terlihat saat pandemi Covid-19 yang melanda di Jatim saat ini. Gubernur selaku ketua tim gugus tugas memberi informasi secara jelas dari waktu ke waktu,” tutur Air.

Gubernur Khofifah menyampaikan ucapan terima kasih kepada PWI Jatim dan awak media yang telah memberikan apresiasi kepada dirinya.

“Terima kasih PWI Jatim dan seluruh wartawan senior yang hadir malam ini di Grahadi. Pemerintah membutuhkan media untuk sosialisasi kepada masyarakat. Saat ini, wabah Covid-19 sedang melanda di Jawa Timur. Masyarakat butuh informasi yang detail tentang penyebaran dan pencegahan virus tersebut. Peran media sangat dibutuhkan,” katanya.

Khofifah tidak lupa berkali-kali mengingatkan untuk mencegah penyebaran wabah di masyarakat, melalui sikap disiplin. Standar protokol pencegahan Covid-19 harus ditegakkan.

Khofifah menyindir masih banyaknya kerumunan yang terjadi di pasar tradisional dan mall di beberapa daerah.

“Penataan pasar tradisional sudah dimulai dengan sistem ganjil genap. Kini, giliran pasar modern. Pemerintah provinsi memprediksi tingkat keramaian di pasar modern akan terus meningkat. Itu dipicu promo penjualan atau Big Sale yang diselenggarakan pengelola mall. Ada Big Sale yang memancing masyarakat untuk berkerumun dalam belanja. Ini bahaya jika menimbulkan klaster penularan baru. Media memiliki tugas mengedukasi masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya berharap kerja sama media dengan pemerintah terus berlangsung dengan baik. Media memiliki fungsi kontrol sosial. Karena itu, peran media yang sebenarnya harus dijalankan. Dengan begitu, pemerintah bersama media bisa bersinergi membangun Jatim ke depan lebih baik. [tok/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar