Politik Pemerintahan

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Bank Jatim Salurkan Bantuan 304 Tempat Cuci Tangan

Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Satyagraha menyerahkan bantuan program CSR kepada Bupati Mojokerto, Pungkasiadi.

Mojokerto (beritajatim.com) – Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk kembali menyalurkan dana bantuan dari program corporate social responsibility (CSR) senilai Rp293 juta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Bantuan program CSR tersebut berupa 304 tempat cuci tangan pakai sabun portabel.

Sebanyak 304 tempat cuci tangan portabel tersebut rencananya diserahkan ke masing-masing kantor Kepala Desa yang ada di Kabupaten Mojokerto. Dengan harapan, adanya tempat cuci tangan di kantor Kepala Desa tersebut bisa mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat.

Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Satyagraha mengatakan, angka penyebaran kasus Covid-19 semakin naik. “Dengan CSR berupa tempat cuci tangan pakai sabun harapannya bisa bermanfaat sehingga bisa mengurangi dampak Covid-19,” ungkapnya, Selasa (22/12/2020).

Di masa pandemi semua harus saling bersinergi untuk menghadapi Covid-19. Melalui program CSR Bank Jatim memberikan bantuan berupa 304 unit tempat cuci tangan senilai Rp293 juta dengan harapan bantuan tersebut bisa memudahkan masyarakat untuk mencuci tangan dan memutus mata rantai Covid-19.

“Sebanyak 304 tempat cuci tangan ini harapannya menjadi budaya karena ini nantinya akan diserahkan di masing-masing kantor kepala desa untuk menjaga kebersihan masyarakat. Karena beberapa minggu ke depan banyak liburan sehingga harapannya ini bagian membangun budaya di masyarakat untuk cuci tangan,” katanya.

Sehingga, lanjut Ferdian, fungsi Bank Jatim sebagai banknya masyarakat Jawa Timur bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Mojokerto. Dimulai dari tempat-tempat terkecil di desa dan masyarakat desa minimal yang melakukan aktivitas di kantor Kepala Desa bisa taat protokol kesehatan.

“Saya juga mengapresiasi kepada tenaga medis di wilayah Kabupaten Mojokerto yang sudah bekerja dengan tulus dan ikhlas di garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Semoga mereka selalu diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga dapat senantiasa menjalankan tugas dengan baik,” urainya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan, program CSR dari Bank Jatim berupa tempat cuci tangan pakai sabun ini bukan yang terakhir. “Mari bersama-sama bersinergi. Ini nanti akan diberikan di kantor desa satu-satu, sekarang luar biasa pertumbuhan Covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Mojokerto tidak henti-hentinya melakukan segala upaya dengan tiga hal. Menyelamatkan kesehatan masyarakat, Jaringan Pengaman Sosial (JPS) serta pemulihan ekonomi dan keamanannya. Lonjakan penyebaran Covid-19 luar biasa, Bupati meminta agar masyarakat harus berhati-hati.

“Di tambah musim liburan, Natal dan tahun baru. Sosialisasi 3M kepada masyarakat yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak tidak henti-hentinya kita sampaikan kepada masyarakat. Edukasi kepada masyarakat tidak boleh berhenti,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar