Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Puti Soekarno Salurkan 6.000 Paket Beras Mbak Puan di Surabaya

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Puti Guntur Soekarno.(Foto/Ade Mas Satrio Gunawan).

Surabaya (beritajatim.com) – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Puti Guntur Soekarno menyalurkan 6.000 paket beras dari Ketua DPR RI Puan Maharani di 20 titik lokasi di Surabaya. Pembagian beras premium tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Ini adalah bentuk gotong royong dan rasa keprihatinan Mbak Puan karena pandemi ini cukup memberikan dampak bagi saudara kita, terutama di bidang ekonomi. Lalu tentunya Mbak Puan di awal tahun ini, di penghujung tahun ini, dan sampai awal tahun ini, juga ingin memberikan gotong royongnya sebagai kader PDIP sendiri untuk memberikan beras ke masyarakat,” kata Puti Soekarno saat pembagian beras di kantor DPC PDIP Surabaya, Selasa (4/1/2021).

Puti menjelaskan pembagian beras premium ini tidak ada kaitannya dengan rumor Mbak Puan maju sebagai Capres di 2024. Puti menyebut saat ini Mbak Puan juga masih fokus kepada tugas-tugas sebagai ketua DPR RI.

“Rasanya belum ada pembicaraan seperti itu, perintah dari partai belum ada. Kalau ada nama Mbak Puan muncul, ya itu timbul dari dinamika di masyarakat, dalam kepartaian sendiri kami masih fokus terhadap tugas pokok kita masing-masing,” kata cucu Presiden Soekarno ini.

Di dalam pembagian paket beras ini ada semangat gotong-royong dan kebersamaan untuk membantu banyak warga khususnya di Surabaya. “Ini adalah bagian dari kerja gotong royong, baik dari kami sebagai anggota FPDIP untuk menyampaikan beras ini sebagai tali kasih Mbak Puan kepada struktur partai dan untuk meringankan beban masyarakat,” bebernya.

Tak hanya itu, dengan program penyaluran 6.000 paket beras dari Puan Maharani ini, juga untuk mendekatkan diri antara wakil rakyat dari PDI Perjuangan dengan warga atau konstituennya. “Kedekatan dengan warga harus terus dijaga sebagai bentuk perhatian dan kepedulian wakil rakyat terhadap beban hidup warga di Surabaya,” ungkapnya.

Yang unik dari pembagian beras kali ini adalah, warga bisa melakukan scan barcode untuk mengenal lebih jauh tentang Mbak Puan Maharani melalui video yang ditayangkan setelah selesai scan barcode.

Selain untuk mengenalkan mbak Puan, kata Puti, barcode juga untuk mengedukasi masyarakat untuk lebih mengerti teknologi. Menurutnya, sekarang terutama anak muda lebih tertarik pada sesuatu yang sifatnya digital.

“Jadi kalau pingin tahu gimana sih sosok Mbak Puan? Tidak menarik ketika membaca, lebih menarik nonton film gitulah. Makannya di plastik beras ada barcode yang kita bisa scan, lalu keluar tanda klik, untuk melihat video Mbak Puan. Makannya tadi sampaikan plastiknya jangan dibuang, ada teknologi didalamnya,” tandasnya.(asg/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar