Politik Pemerintahan

Puluhan Toko Modern di Ponorogo Belum Berizin

Salah satu toko modern di jalan protokol di bumi reyog. [Foto/Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Sapaan akrab dari pegawai toko modern kepada setiap pembeli yang datang, seolah-olah berbanding terbalik dengan kepatuhan pemilik dalam mengurus perizinannya. Ya toko-toko modern yang berada di jalan protokol, bahkan kini sudah merambah ke jalan kecamatan di bumi reyog, ternyata banyak yang belum berizin.

Kenyataan itu diutarakan oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ponorogo Sapto Djatmiko. “Kenyataan yang ada, meski sudah sekian tahun berdiri, ternyata banyak yang belum mempunyai izin,” kata Sapto, Senin (11/5/2020).

DPMPTSP Ponorogo mencoba menginvestarisir ada 15-20 toko modern yang hingga saat ini belum mengurus perizinannya. Sapto berharap, para pemilik toko modern tersebut segera untuk mengajukan perizinan ke instansinya.

“Kita himbau untuk segera mengajukan, nanti ada beberapa hal yang harus diurus, mulai dari DLH, PUPR dan bermuara di DPMPTSP, nanti pasti akan kita proses,” katanya.

Jika sudah diimbau, namun masih bandel belum mengurus perizinannya, instansinya, kata Sapto akan menindak tegas sesuai peraturan yang ada. Sebab meraka yang tidak mengurus izin, tentu akan merugikan Pemkab Ponorogo, sebab retribusinya belum masuk ke kas daerah. “Yang bandel akan kita tutup label jaringan nasionalnya, jadi bukan menutup tokonya,” katanya.

Sejatinya untuk menghindari persaingan usaha yang tidak sehat, Pemkab Ponorogo melalui Perbup sudah ada kententuan kuota pendirian toko modern di wilayah jalan-jalan protokol. Selain itu pembatasan jumlah toko modern juga berlaku di jalan-jalan kecamatan di bumi reyog. [end/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar