Politik Pemerintahan

Puluhan Pekerja Tambang Pasir Lumajang Terdampak Pandemi Covid-19

Bupati Lumajang Thoriqul Haq

Lumajang (beritajatim.com) – Puluhan pekerja sektor tambang pasir mengalami pengangguran di saat pesanan sepi dari luar kota. Akibatnya, mereka terdampak dari wabah pandemi covid-19.

“Ada puluhan ribu pekerja tambang pasir terdampak,” kata Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat jagongan di pendopo Kabupaten, Sabtu (02/05/2020).

Masih kata dia, penghasilan pekerja tambang dari masyarakat menurun dan daya beli menurun. warga Lumajang harus bertahan diri dengan penghasilan tidak tetapnya. “Dampaknya sangat luar biasa,” jelasnya.

Para pekerja tambang pasir tidak tetap di lokasi penambang sehari bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 100 ribu, sekarang terhenti. Mereka harus melakukan pekerjaan informal sebagai buruh tani.

Sepinya pesanan pasir semeru di Lumajang juga berdampak dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Para pengusaha sektor infrastuktur dan proyek swasta mandek di kota besar berimbas ke Lumajang. “Semua terdampak, ekonomi masyarakat jelas lah,” terangnya.

Untuk membantu para pekerja tambang terdampak covid-19 dengan memberikan bantuan beras terus dilakukan oleh pemerintah desa. Sehingga diharapkan mereka bisa bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. “Kita harus saling membantu, salah satunya program ngeramut tonggo,” pungkasnya. (har/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar