Politik Pemerintahan

Puluhan APK Stiker Paslon Pilkada Gresik di Angkutan Umum Dicopoti

Gresik (beritajatim.com) – Puluhan alat peraga kampanye, atau APK berbentuk stiker pasangan calon (Paslon) Pilkada Gresik yang tertempel di angkutan umum dicopoti oleh petugas. Pencopotan stiker itu, menurut Bawaslu Gresik tidak mematuhi PKPU nomor 11 tahun 2020 tentang Kampanye.

Syafi’ Jamhari Anggota Bawaslu Gresik Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga menyampaikan bahwa hal tersebut dilakukan pasca koordinasi dengan sentra Gakkumdu. Yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan dan Satpol PP serta melibatkan masing-masing tim kampanye.

“Ada 26 angkutan umum yang terpasang APK dan BK, sehingga kami copot karena tidak sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya, Selasa (20/10/2020).

Selain APK berbentuk stiker lanjut dia, pihaknya juga menertibkan puluhan APK berbentuk poster dan baliho dikawasan GKB. “Hasil koordinasi, APK yang memuat gambar bukan pengurus parpol juga melanggar ketentuan. Termasuk billboard milik Pemkab Gresik bergambar para paslon. Nantinya, penertiban akan dilakukan secara bertahap,” paparnya.

Bawaslu Gresik juga menghimbau masing-masing tim kampanye wajib melaporkan pendirian posko pemenangan. “Wajib bersurat, dan pemberitahuan posko dikirim ke Bawaslu, juga ditembuskan kepada Polres dan KPU,” kata Syafi’ Jamhari.

Ia menambahkan, pembersihan APK kampanye ini akan terus dilakukan hingga memasuki masa tenang. Karena itu, pihaknya menghimbau kepada tim kampanye masing-masing paslon agar mematuhi peraturan yang berlaku. “Kami menghimbau agar tim kampanye masing-masing paslon koperatif. Hal ini guna menghindari gesekan di lapangan,” imbuhnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar