Politik Pemerintahan

Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkab Mojokerto Salurkan BLT Dana Desa

Penyaluran BLT Dana Desa di Pendapa Mojosari. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) untuk 14 desa di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (20/5/2020). Total ada 42 penerima manfaat yakni untuk tiga orang di tiap masing-masing desa.

Tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat miskin dan rentan yang terdampak wabah Covid-19 sehingga menyebabkan menurunnya kesejahteraan sosial masyarakat. Selain itu, bantuan diberikan sebagai upaya meningkatkan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi.

Camat Mojosari, Faizun menjelaskan teknis penyaluran BLT Dana Desa yang sudah tuntas di wilayahnya. “BLT Dana Desa tunai yang ada di Mojosari ini sudah clear. Seluruhnya diserahkan sebelum lebaran. Hari ini dilakukan secara simbolis, nanti sore yang cair untuk Desa Seduri dan Kedung Gempol, yang jelas semua yang ada di Mojosari sudah clear,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menekankan, jika penyaluran bantuan jangan sampai dobel. Bupati berharap agar bantuan sebesar Rp600 ribu yang diberikan selama tiga bulan tersebut, diberikan secara merata kepada yang berhak.

“Dua minggu lalu bantuan yang Rp600 ribu itu sudah mulai cair semua. Saya selalu pesan agar jangan sampai dobel penerimanya. Sebelum lebaran, saya harap sudah selesai semua. Bantuan ini agar digunakan sebaik mungkin dan dibelanjakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” katanya.

Selain pesan tentang penyaluran BLT Dana Desa secara tepat, Bupati juga memberi imbauan terkait perayaan Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriyah tahun 2020. Meneruskan imbauan dari Pemerintah Pusat, Bupati meminta agar masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri di rumah bersama keluarga, termasuk imbauan agar tidak mengadakan takbir keliling demi mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

“Salat Idul Fitri tahun ini akan berjalan spesial karena berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita bisa menunaikannya di rumah bersama keluarga. Ini upaya kita untuk memotong mata rantai penyebaran Covid-19. Kami minta bantuan dan kerjasama masyarakat untuk taat imbauan tersebut. Jangan lupa rajin cuci tangan, pakai masker dan tolong jangan mudik,” pesannya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar