Politik Pemerintahan

Bentuk Satgas Anti Politik Uang

PSI Siap Lakukan Operasi Tangkap Tangan di Pilwali Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang masa minggu tenang di Pilkada Surabaya, DPD PSI Surabaya membentuk Satgas Anti Politik Uang, yang nantinya disebar di seluruh Kota Pahlawan.

Ratusan orang ini akan digerakkan PSI Surabaya untuk menangkap tangan oknum-oknum yang melakukan kecurangan di agenda rangkaian Pilkada Surabaya, khususnya perkara politik uang.

Plt Ketua DPD PSI Surabaya, Yusuf Lekaseng mengatakan, di hadapan 100 orang lebih Satgas Anti Politik Uang, bahwa tak hanya saat pencoblosan pada tanggal 9 Desember 2020, tapi juga akan bergerilya mencari pelanggaran pemilu, di saat masa minggu tenang.

“Kami sudah resmikan 100 orang lebih, untuk melakukan operasi tangkap tangan, pada oknum-oknum pelanggar di Pilkada Surabaya,” ujar Yusuf kepada wartawan, Jumat (4/12/2020) malam.

Selain masa minggu tenang, Satgas Anti Politik Uang ini, juga akan melakukan operasi keliling di seluruh Surabaya, pada tanggal 9 Desember 2020, tepat pada masa pencoblosan.

“Nantinya, ratusan satgas ini juga akan keliling ke TPS, guna menjaga dan mengawal berjalannya pengambilan suara, juga mengawal kotak suara hingga kembali ke KPU,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PSI Surabaya, Tjutjuk Supariyono mengatakan, jika menemukan pelanggaran, maka akan langsung dikirimkan Command Center PSI, dan akan dilaporkan ke Bawaslu Surabaya.

“Nanti kami laporkan ke Bawaslu, dan agar langsung diproses oleh Gakkumdu,” jelasnya.

Selain itu, PSI melihat adanya dugaan politik uang sudah terjadi jauh-jauh hari. “Kan pernah tahu sendiri kalau ada yang menyebarkan sembako, bahkan sarung juga. Kami menghindari hal itu,” pungkasnya. [tok/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar