Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Proyek Pengecoran Jalan Raya Blega Sampang Terancam Molor

Kemacetan di Jalan Raya Blega

Bangkalan (beritajatim.com) – Proyek pengecoran jalan yang dilakukan sepanjang jalan raya Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, memicu kemacetan panjang setiap hari. Proyek ini diperkirakan selesai hingga awal Tahun 2022 mendatang. Namun, hal itu ditepis oleh pihak pelaksana.

Inisial SJ selaku pelaksana menyebutkan pihaknya memiliki batas waktu pengerjaan hingga 30 Desember 2021 mendatang. Ia juga optimis proyek tersebut dapat rampung akhir tahun. “Deadline 30 Desember akan rampung,” jelasnya, Rabu (8/12/2021).

Ia juga menyebutkan, pengerjaan saat ini sudah dalam progres 75 persen dan akan bertambah 5 persen pada malam ini. “Nanti malam pengerjaan sudah selesai 80 persen,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Blega, Iptu Muhammad Syamsuri memperkirakan pengerjaan tersebut akan rampung tahun depan. Sebab, cuaca ektrem dan kondisi Blega yang rawan banjir menjadi salah satu faktor penyebab molornya pengerjaan. “Yang tahu pastinya memang pengelola, namun menurut perkiraan saya awal tahun depan,” tuturnya.

Ia menyebut, akibat pengecoran jalan itu, kemacetan mengular selama 24 jam sejak pengerjaan dimulai. Sehingga, pihaknya melakukan buka tutup jalan untuk mengurai kemacetan di lokasi.

“Untuk kendaraan yang sudah masuk di jalur Blega kami lakukan buka tutup jalan. Sehingga bergantian. Kami juga berharap agar masyarakat membudayakan antri dan sabar saat melintas,” tambahnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang belum masuk jalur Blega dapat memilih menggunakan jalur utara agar tak mengalami kemacetan. Sebab, ia mengaku kemacetan terjadi selama 24 jam. “Kami berjaga 24 jam karena memang macetnya terus menerus. Maka kami mengimbau agar melalui jalur utara,” tandasnya.[sar/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar