Politik Pemerintahan

Proyek Jalan Alternatif Junok-Bancaran Tak Terganggu Pandemi Covid-19

Plt PUPR, Ishak Sudibyo.

Bangkalan (beritajatim.com) – Proyek pembangunan di Kabupaten Bangkalan ditiadakan dan masuk dalam anggaran refocusing penanganan Covid-19. Tetapi, terdapat satu proyek pembangunan jalan alternatif dalam proses lelang dan jumlah anggarannya tak dipangkas sedikit pun.

Ishak Sudibyo, Plt PUPR mengatakan, seluruh tahapan proyek telah selesai. Saat ini proyek dalam pengerjaan sejak 8 Juni 2020 lalu.

“Sudah SPK sejak 8 Juni. Untuk lelangnya Mei kemarin,” ungkapnya, Rabu (1/7/2020).

Ia mengatakan, dari sekian proyek yang diajukan, pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan jalan raya Junok ke Bancaran ini dinilai menjadi prioritas. Sebab, pembangunan ini membuka akses jalan agar kendaraan berat tak melintasi kota.

“Memang tidak diserap untuk refocusing. Dari sekian proyek, ini menjadi prioritas untuk akses jalan agar kendaraan berat tidak melintas di Jalan Kapten Syafiri,” tambahnya.

Ia bersyukur pihak Komisi C turut mengawasi proyek senilai Rp 1,3 Miliar tersebut. Ia berharap, proyek bisa berjalan lancar dan selesai sesuai RAB.

Sementara itu, Musawwir anggota Komisi C DPRD Bangkalan, menyayangkan adanya pembangunan proyek jalan alternatif tersebut. Pihaknya menilai tak ada unsur urgensi dalam pembangunan tersebut.

“Ini proyek meski selesai besok, tidak akan bisa langsung dilewati. Padahal semua orang saat ini sedang fokus penanganan Covid-19,” tandasnya. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar