Politik Pemerintahan

Proyek Gagal Trotoar Gajah Mada di Bojonegoro Mulai Lelang Kembali

Kondisi trotoar di Jalan Gajah Mada Bojonegoro yang ditinggal kontraktor berlubang dan membahayakan pejalan kaki.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai melelang kembali pengerjaan proyek pengadaan barang dan jasa yang mengalami kegagalan di 2019.

Seperti proyek pengerjaan trotoar di Jalan Gajah Mada, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Pengerjaan proyek senilai Rp4,9 miliar pada akhir tahun 2019 itu tidak selesai karena pihak kontraktor melarikan diri.

“Jumat kemarin baru diumumkan proses lelangnya,” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Pemkab Bojonegoro, Hari Prasetyo, Rabu (17/6/2020).

Pengerjaan trotoar di Jalan Gajah Mada itu dianggarkan sebesar Rp3,27 miliar. Data dari siipp.net menyebutkan, waktu pengadaan mulai dilakukan pada Maret hingga April 2020. Sedangkan waktu pengerjaan mulai Mei hingga Agustus 2020 dengan volume pengerjaan 467,15 meter.

“Kami menggaris bawahi untuk tender ulang ini jangan sampai terjadi kegagalan pengerjaan seperti tahun sebelumnya,” terangnya.

Dari hasil evaluasi kegagalan pengerjaan tahun sebelumnya, salah satunya karena jangka waktu pengerjaan terlalu pendek dan kurangnya komunikasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Tahun ini kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Telkom maupun PDAM,” terangnya.

Selain itu, Hari mengaku, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya akan memperpanjang jangka waktu pengerjaan dan memperketat proses verifikasi terhadap peserta tender.

“Karena sistemnya lelang, jadi terbuka untuk semua kontraktor baik dari kontraktor daerah maupun dari luar daerah,” jelasnya.

Sekadar diketahui, proyek pengerjaan trotoar di Gajah Mada yang gagal itu kondisinya saat ini hanya ditutup menggunakan triplek. Beberapa penutup hancur sehingga trotoar terbuka. Banyak material bekas pembongkaran trotoar juga masih berserakan di tepi jalan. Kondisi tersebut sehingga membahayakan bagi pejalan kaki. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar