Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Proses Verifikasi dan Validasi, Buruh Tani Tembakau dan Pabrik Rokok Dapat BLT DBHCHT

Ilustrasi

Ngawi (beritajatim.com) – Penerima bantuan langsung tunai (BLT) bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) masih dalam proses verifikasi dan validasi (verval) oleh Dinas Sosial Ngawi. Data awal sekitar 2.602 penerima masih dicocokkan dengan data yang ada baik di Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi dan pabrik-pabrik rokok.

Kepala Dinas Sosial Ngawi Budi Santoso mengungkapkan jika penerima BLT DBHCHT nanti adalah buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang ber-KTP Ngawi. Terlepas, mereka sudah mendapatkan bantuan sosial lain.

“Meski sudah dapat bansos dari sumber dana yang lain semisal BPNT atau BLT yang lain, mereka akan tetap dapat BLT dari DBHCHT. Karena ini sifatnya khusus ya, yakni pada siapa saja yang berkontribusi pada produksi rokok,” kata Budi, Kamis (8/9/2022).

Sesuai jadwal, BLT DBHCHT bakal disalurkan pada November 2022. Namun, bakal dipercepat dan akan dicairkan pada Oktober 2022 imbas kenaikan harga BBM. Bantuan itu akan disalurkan sekali senilai Rp1,8 juta atau senilai Rp300 ribu per bulannya.

“Karena diterimakan enam kali, tapi akan dicairkan sekaligus senilai Rp1,8 juta atau kalau dihitung per bulannya dapat Rp300 ribu,” lanjut Budi.

Rencananya BPR Syariah Ngawi yang bakal ditunjuk sebagai penyalur dana tersebut. Budi mengungkapkan target total 2.750 penerima. Namun, masih disesuaikan dulu data di pabrik dan APTI.

“Karena semisal pegawai pabrik ini masih bekerja atau tidak, atau justru baru masuk jadi belum masuk data. Kami masih validkan dulu,” pungkasnya. [fiq/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev